Fanfiction ONEW SHINee 'Fate Of Love' (Lee Jinki) - Kpop Indonesia

Fanfiction ONEW SHINee ‘Fate Of Love’ (Lee Jinki)

FATE OF LOVE

Author : L1314
Cast : Lee jinki.  Park Hyumi 
Rate : G

cover: Chococandy Art 
Genre : Romance Drabble

 

 

Sore itu.. Hujan membasahi seluruh wilayah kota seoul.. Orang-orang nampak berlarian kesana kemari hanya untuk melindungi tubuh mereka dari tetesan air hujan.. Sebagian besar dari mereka terlihat menggerutu tak jelas. Lebih tepatnya mengumpat pada si pembaca berita yang sudah salah memprediksi cuaca hari ini membuat mereka tidak mempersiapkan apapun bahkan untuk membawa sebuah payung sebagai persiapan.
Ada yang memilih berlari ke arah tempat kerja mereka. Ada yang berteduh di emperan toko. Dan ada juga beberapa orang yang memilih untuk berteduh di sebuah halte. Bukan beberapa orang tapi lebih tepatnya Dua orang. Seorang pria dan seorang wanita.. 


" aku tidak menyangka jika hari ini akan turun hujan… Lagi-lagi aku tertipu si pembaca berita.. " 
si pria terkekeh pelan seraya mengangkat telapak tangannya untuk merasakan tetesan air hujan di depannya. Sedangkan si wanita hanya bisa menundukan wajahnya untuk menyembunyikan kegugupannya. 


"N.. Ne sajangnim.. Aku juga tidak menyangka akan turun hujan.. " 
Ucapnya pelan. Hawa di sekitarnya mulai dingin jadi dia memutuskan memeluk tubuhnya sendiri untuk mendapatkan sedikit kehangatan.. 
Pria di sampingnya menatapnya sekilas kemudian kembali fokus pada tetesan air hujan didepannya. Pria Tampan tersebut bernama Lee Jinki. Seorang Ceo muda berbakat yang rela berdiri setengah jam di sebuah halte yang bisa di bilang kotor yang sangat berbanding terbalik dengan dirinya yang sangat menyukai kebersihan. Hanya demi menemani seseorang yang di sukainya diam-diam. Lee jinki tidak pernah jatuh Cinta jisebelumnya. Ini adalah Cinta pertamanya .

Dan Cinta pertamanya jatuh pada seorang wanita sederhana namun terlihat sangat manis yang bekerja baru beberapa minggu di perusahaannya. Park Hyumi nama wanita tersebut.. 


"Jangan memanggilku sajangnim jika kita hanya berdua hyumi.." 
Jinki tersenyum kearah Hyumi dan mulai melupakan tetesan air hujan didepannya. 


"Ne? Ah.. Itu tidak sopan sajangnim. Bagaimanapun kau adalah atasanku.."
 hyumi tetap menundukkan wajahnya tanpa
Melirik jinki sedikitpun.. Iya merasa gugup bercampur takut. Bagaimana tidak? Lee jinki sang atasan tidak pernah menyapanya sebelumnya. Belum lagi sang atasan yang terkenal dengan sikap dingin dan tegasnya. Jadi wajar saja jika dia merasa gugup berlebihan ketika terjebak dalam kondisi seperti ini bersama atasannya.


 "Bagaimana jika itu… Perintah dariku? Apa kau tetap akan menolaknya? " 
Jinki mencoba menahan hasratnya untuk tersenyum saat melihat raut kemerahan yang terlihat samar di pipi putih salju milik hyumi. Iya tau jika dirinya lah penyebab hal tersebut..

"Jangan terlalu gugup.. Atau sungkan padaku.. Ini bukan di kantor.. Kau bukan bawahanku dan aku juga bukan atasanmu jadi bersikaplah sewajarnya dan angkat wajahmu… " 
hyumi mendongakkan wajahnya secara perlahan saat mendengar perkataan lembut dari jinki.. 
Iya baru menyadarinya jika sang atasan tidak sedingin yang di bicarakan orang-orang di kantornya bahkan jinki yang sekarang berdiri di depannya terkesan lembut dan hangat..

"Eum.. Bukankah lebih baik saat aku bisa melihat wajahmu sepenuhnya seperti ini.." 
jinki tersenyum manis ke arah hyumi dan itu sontak membuat sesuatu yang ada dalam dirinya berdetak perlahan namun lambat laun semakin cepat seiring bertambah lebarnya senyum jinki.. 
Membuat hyumi hanya bisa terpaku seperti orang bodoh di hadapan jinki.. Jinki yang melihatnya semakin tersenyum lebar seraya tangannya ia arahkan ke pipi halus hyumi dan mengelusnya perlahan.. 


"Eoh.. ?" 
Hyumi tersentak merasakan sentuhan halus di pipinya membuat pipinya semakin di penuhi rona merah.. 


"Sa.. Sajangnim… " 
bisiknya gugup.. 


"Hush… Jangan bicara apapun.. Cukup dengarkan apa yang aku katakan.. Kau mengerti? " 
hyumi mengangguk pelan sebagai jawaban. Lidahnya mendadak terasa kelu bahkan hanya untuk berkata "Ya"… 

Jinki menghela nafasnya sebentar sebelum melanjutkan perkataannya… 
"Aku.. Tertarik padamu… " 
tubuh hyumi seketika menegang mendengar perkataan jinki. Jinki yang menyadarinya segera mengelus pelan pipi hyumi untuk Menenangkannya.. 


"Maksudku.. Aku menyukaimu. Bukan. Lebih tepatnya aku mencintaimu.. Aku tau ini terdengar aneh dan membuatmu bingung.. Tapi aku tidak mau kehilangan kesempatan yang di berikan oleh tuhan untukku. Aku bukan tipe orang yang dengan mudah menyatakan Cinta maupun jatuh Cinta.. Aku tidak tau bagaimana awalnya. Hanya saja saat pertama kali melihatmu aku merasa kaulah orang yang aku inginkan… Percaya atau tidak aku selalu memperhatikanmu dari jauh. Memperhatikan gerak gerikmu dan hal itulah yang membuatku semakin yakin padamu… Di usiaku yang tidak lagi remaja ini. Aku tidak mau main-main dalam menjalani sebuah hubungan. Aku ingin serius… Jadi.. Maukah kau menjalani hubungan yang serius itu bersamaku..? "
 jinki menurunkan tangannya dari pipi hyumi dan memutuskan untuk menggengam tangannya. Sedangkan hyumi hanya bisa mematung seraya mencerna(?) setiap kata yang keluar dari mulut pria di depannya.. Melihat hyumi yang hanya terdiam membuat jinki tersenyum kecut dan melanjutkan ucapannya 


"Aku memang atasanmu tapi bukan berarti kau harus menerimanya. Kau bisa menolaknya jika kau memang tidak mau… " 
jinki terus menggenggam erat tangan hyumi namun hyumi tetap terdiam.. Bahkan hujanpun sudah mulai berhenti dan hanya menyisakan gerimis membuat suasana di antara mereka semakin hening..


."Ak.. Aku… Ini.. Terlalu mendadak untukku.. " 
setelah lama terdiam hyumi akhirnya mengeluarkan suaranya.. 
Dan jinki yang mendengarnya hanya mampu terdiam seraya menunggu ucapan selanjutnya dari bibir mungil hyumi.

"Tapi… Maukah kau mengajariku untuk menjalani hubungan serius itu? Bersamamu… " 
sejujurnya hyumi juga bingung dengan dirinya sendiri. Kata-kata itu terlontar begitu saja dari bibirnya.. Namun jantungnya tidak bisa berhenti berdetak sejak jinki menyentuh pipinya dan hal itu membuatnya yakin jika ini pilihannya..


Sedangkan jinki yang mendengarnya langsung menarik tubuh mungil hyumi kemudian mendekapnya erat. Mengecup berkali-kali pucuk kepalanya membuat hyumi tersenyum manis dan Membalas pelukan hangat jinki tak kalah erat.. Dan seakan ikut berbahagia sang matahari mengintip dengan cantiknya di balik awan. Hujan sudah reda dan sekarang saatnya sang matahari kembali untuk menjalankan tugasnya.


END ^^


L1314^^

Baca juga Project FAnfiction Anniversary SHINee 9th lainya DISINI

 

 

Kata kunci:

  • fanfiction ONEW SHINee 
  • FAnfic SHINee ROMANCE
  • Fanfiction lee jinki
  • ff jinki
  • ff romance
  • ff kpop romance
  • ff kpop 2017

 

Add Comment