Film Keluarga Korea Lawas 'The Way Home' - Kpop Indonesia

Film Keluarga Korea Lawas ‘The Way Home’

Source: Rotten Tomatoes

Kpopindo.id – Korea Selatan memang sudah tidak diragukan lagi dengan karya-karya mereka melalui filmnya. Mampu membuat penonton sedih, tegang, tertawa dan perasaan lainnya.

Salah satunya adalah The Way Home. Layar lebar ini layak disebut sebagai film keluarga lawas dan terbaik. Film The Way Home garapan sutradara Hwang Woo Hyun dan Hwang Jae Woo ini tayang pada 2002 lalu. 

Film ini berdurasi 80 menit, yang diperankan oleh Kim Eul-boon, Yoo Seung-ho, Min Kyung-hyun, Dong Hyo-hee, Yim Eun-kyung.

Source: IMDb

Alur cerita:

Film ini menceritakan tentang seorang cucu yang bernama sang woo, yang harus tinggal bersama nenek yang bisu, disebuah desa. Namun nenek tersebut memiliki kelebihan yakni pendengarannya masih luar biasa (tidak tuli).

Di sebuah desa yang membuat sang woo sulit beradaptasi, Sang woo harus tinggal dengan neneknya, karena ibunya harus mencari pekerjaan setelah kehilangan pekerjaan sebelumnya. Sang woo yang terbiasa dengan kehidupan mewah dan ramai ala kota harus tinggal di sebuah desa yang jauh dari keramaian, bahkan saat sang woo ingin membeli batu baterai untuk gameboynya ia harus turun dan berjalan hingga 17 km.

Sang woo yang tidak buta dengan keadaan seperti itupun memberontak. Ia senang sekali mengerjai neneknya dan menjatuhkan guci (tempat untuk poop) milik neneknya, tusuk konde yg dipakai neneknya pun disembunyikan sehingga neneknya harus memakai sendok untuk menggulung rambutnya.

Akan tetapi, meskipun sikap cucunya keterlaluan, nenek tetap sabar dan berusaha memenuhi keinginan cucunya. Misal, sang woo meminta fried chiken ala kfc tapi neneknya yg tak pernah tau apa itu kfc, membuatnya ayam rebus.  

Waktu bangun pagi sang woo yang senang akan makan fried chiken marah dan melempar ayamnya, tapi akhirnya malamnya dimakan karena dia lapar.

Karena kebaikan nenek, terdapat warga dilingkungannya wargapun banyak membantu si nenek. Banyak warga yang mengirimkan makanan dan buah-buahan untuk si nenek. Saat dia ingin membeli biskuit cokelat untuk sang woo, oleh penjual, si nenek dibungkusi banyak biskuit tanpa harus membayar. Dan hanya menyisakan satu saja untuk dimakannya besok.

Tapi akhirnya biskuit itu disisipkan di tas neneknya untuk dimakan neneknya. Ketika ibu sang woo datang untuk menjemput sang woo pulang ke kota. Sang woo tak ingin berpisah dengan si nenek. Sang woo pun bingung karena si nenek tidak bisa membaca dan menulis, maka untuk mengetahui keadaan si nenek, sang woo membuat kartu pos. Sang woo menggambarnya dengan dua jenis, yaitu “aku merindukanmu” dan “aku sakit”.

Cr: blogspot.com
Written by: Feby Dwi Lestari
Kpopindo.id

Add Comment