Give Me Back My Idol Part 2 (Fanfic Lucas X Jungwoo) - Kpop Indonesia

Give Me Back My Idol Part 2 (Fanfic Lucas X Jungwoo)

Hari ini NCT Melakukan Perform Stage karna memang mereka sedang berada dalam masa Promosi.

Setelah menyelesaikan Take Untuk M Countdown, NCT harus menuju Busan Untuk Perform dalam Acara BOF(Busan One Asia Festival).

Tepat disana, Bangku atas Deretan ke 4 Duduk seorang Lelaki cantik menggunakan sweater abu-abu dan menutupi sebagian wajahnya.

Kim Jungwoo, Keluar dari apartemen lucas dengan Sweater Dan celana longgar hasil Survey acak-acakanya di lemari lucas. Tak banyak hal di lakukan dan langsung memungut kartu yang di berikan lucas untuk menuju Tempat lucas. Dia masih menunggu di bangku penonton sewajarnya Fans. Sembari duduk dia melihat sekeliling..Beberapa kali ia memergoki gadis-gadis memandang searah padanya seolah takjub. Namun jungwoo mengabaikan itu dan hanya berfikir bagaimana ia bisa mengetahui masalah lucas dan menyelamatkanya jika ternyata yang dia lakukan sekarang hanya duduk dan menunggu.

“Apa yang ku lakukan,” Jungwoo berdiri dan segera turun dari Venue atas. Menuju Section Festival dan berjalan kebelakang berusaha melihat para Idol yang baru saja memasuki stage mauoun yang pergi ke kamar mandi.

Jika Bertemu lucas, akan ku panggil dia-Jungwoo

Tapi yang keluar justru Jaehyun..Ia berjalan santai menuju kamar mandi saat para Fangirl berteriak rusuh memanggil namanya. Sempat satu kali Jaehyun menoleh dan langsung Eyes contact dengan Jungwoo, Jaehyun tersenyum lembut. Semua Fangirl berteriak dan Jungwoo tetap biasa saja.

Sebenarnya Jungwoo adalah Akgae Fans Lucas. Jadi Dia tak seberapa tertarik dengan member NCT lain. Yang ada di otaknya hanya Lucas…lucas…lucas seorang.

Satu jam menunggu namun Jungwoo tak sekalipun melihat lucas bersliweran. Justru ia malah melihat Idol grup lain yang datang seperti SHINee, EXO, Wanna One, Monsta X, Seventeen, BTS Dll.

“Apa mereka sakit perut?”
Jungwoo terheran karna seringnya ia melihat Astro yang bolak-balik kamar mandi.

Jungwoo masih berusaha mencari lucas dan akhirnya Menyerah. Ia memutuskan untuk menikmati konsernya saja.

Para Idol telah tampil dan NCT dapat Giliran Perform ke 8. Saat NCT memasuki Stage.

“Lucaaaaaaaas,” Jungwoo yang ada di depan sendiri berteriak untuk memancing perhatian lucas. Lucas mendengar tapi Sayang sekali ia masih belum menemukan keberadaan Jungwoo karna memang Penonton sudah seperti Suporter Bola yang bersorak.

Instrumen Lagu BOSS terdengar dan mereka segera mengambil posisi masing-masing.

Semua Penontong menggila . Untung tubuh Jungwoo lebih besar dan lebih tinggi dari kerumunan Fans yang didominasi para gadis tersebut.

“Kyaaaa….Jaehyun”
“Jhonny Oppa Saranghae,”
“Mark….Kyaaa Haechaaan”
“Taeyoooooong… Taeyoooong”
“Chittaphooooon,”
Riuh-ricuh suara nyaring Fans. Jungwoo tetap meneriakan “Lucas..Lucas,” Seperti sebelumnya.

Saat Part Lucas, Ia mengikuti Koreografi namun sedikit maju dari biasanya. Saat lebih dekat dengan Penonton tanpa sengaja Lucas melihat seseorang memakai Hoddie yang mirip dengan Hoddie kesayanganya. Lucas mendekat lebih lagi sambil menyanyi lalu mendapati bahwa itu memang Hoddie miliknya dan orang tersebut adalah Jungwoo. Lucas tersenyum dalam partnya.

Saat bagian
“That what i need, U know me,”
Lucas menunjuk Jungwoo dan memberinya Wink kanan yang sexy. Jungwoo tersenyum malu.

Konser Gabungan berjalan lancar dan ramai seperti biasa. Selesai pukul 7 Malam dan kini Jungwoo telah pergi ke stasiun busan untuk membeli tiket pulang. Sementara itu

“Kemana kau pergi setelah ini?”
“Ah malas sekali rasanya menempuh perjalanan jauh, 5 Jam duduk akan membuat pantatku datar,” Haechan menggerutu sambil merebahkan tubuhnya di kursi ruang tunggu. Sementara Mark sudah ada di sampingnya.

“Taeyong hyung, Kau pasti lelah, ” Ucap Jaehyun memberikan minuman suplemen dan Vitamin.
“Ah terima kasih Jae, tapi aku baik-baik saja. Oh Woy Jhonny..kau mau ini?”
“Kemarikan, Kemarikan”
Suplemen dan Vitamin Jaehyun akhirnya jatuh di tangan Ten karna Jhonny memberikan itu padanya.

“Lucas..Tumben diam? Tak seperti biasanya” Ten duduk di samping Lucas sambil menyedot suplemen cair.
“Memangnya aku yang biasa seperti apa?”
“Seperti Gorila, Besar dan Pecicilan”
Haechan Sarkasik.
“Mark…Bisa kau sumpal mulut pacarmu? Heran mengapa dia jahat sekali padaku,”
“Dia Sensi padamu karna kau seorang Cassanova lucas,” Taeyong menambahi

“Yaaaa…ada apa dengan Para Kaum Bottom ini, aku ini tidak Cassanova…aku hanya tampan,” Lucas memasang tampang penuh percaya diri. Ten yang melihat percakapan tidak penting mereka hanya memutar mata bosan dan mengabaikan.

“Chitta! Besok jadwal kita kosong..Bagaimana jika pergi untuk minum,” Jhonny.

“Aku ikut!” Taeyong mengangkat tanganya tinggi-tinggi.

Dia imut- Jaehyun

“Aku ju-”
“Tidak Jae! Kau tak bisa minum. Kau bisa menyusahkan kami semua hanya dengan 20 mili Alcohol”

Terlihat wajah Jaehyun sangat kesal. Ia sangat ingin pergi karna Taeyong pun pergi bersama mereka tapi ia dilarang. Mark melihat Jaehyun yang terus menerus mengekor pada Taeyong.

“Ya Hyung, Biarkan Jaehyun hyung ikut…Dia tak akan merepotkan jika tak minum kan? Dia bisa minum Jus atau susu,”

“Sungguh pintar sekali Markli kuuh, Pergi ke Club malam dan Minum susu,” Haechan.

“Terima kasih Haechannie,” Mark tersenyum polos. Mark memang sedikit Bodoh.

Akhirnya mereka semua pergi ke sebuah Club malam mewah dan memesan ruang Private VIP. Disana sudah di sediakan berbagai bir dan camilan. Lengkap dengan mesin Karaoke tentunya.

Mereka mulai minum di temani para Gadis Sewaan Minum yang cantik-cantik. Para gadis itu duduk di samping member satu persatu.

“Aigooo, Mark-ssi…aku adalah penggemarmu,” Gadis Host itu mendekatkan dirinya pada mark, Haechan melirik dan Mark menjadi kalangkabut.

“Maaf Nuna, ada banyak tempat di sana. Bisakah kau pindah? Sangat sempit,” Mark yang polos sangat berdebar jika duduk sedekat itu.

Sementara Ten tengah minum dengan santai, Ia terus memandangi Lucas yang duduk di depanya kini tengah merangkul Gadis di sisi kanan dan kirinya. Ten dan Lucas sama-sama bisa berbahasa Thailand. Saat Lucas menjadi Trainee, Lucas adalah Adik yang paling di sayanginya. Sampai mereka Debut dalam grub yang sama. Lucas tetap menjadi adik kesayanganya Ten.

Sementara Ten terus memperhatikan Lucas, Jhonny yang ada di samping Kanan Ten sudah minum banyak dan mulai sedikit mabuk. Ia rancu bergelendot pada Ten dan gadis di sebelahnya. Taeyong yang ada di sebelah Jhonny juga sudah minum sangat banyak namun dia tak mabuk sedikitpun. Jaehyun yang duduk di samping Lucas hanya memandang sekeliling seperti orang tersesat kemudian bosan sendiri.

“Tampan, Kau tak minum?” Jaehyun memandang gadis itu sesaat kemudian mengacuhnya.

“Aw, kau sexy sekali” Jaehyun tetap tak bergeming dan kembali menatap Taeyong yang kini tengah tertawa riang dengan para gadis.

Haechan yang sedikit bosan juga, Melihat sekeliling dan mencari sesuatu hal yang bisa ia lakukan. Di depan sana…Mark sudah sedikit mabuk dan berduet Rapp ngawur bersama Lucas yang kadar Gilanya meningkat.

Dalam edaran pandangan, Haechan melihat Jaehyun yang sangat Serius memandangi Taeyong.

“Hahah, Dasar Bucin” Haechan yang ada tepat di depan Jaehyun diam-diam mencampur Jus jeruk Jaehyun dengan sedikit alcohol.

“Pasti akan seru, ckckckckkc” Haechan terkekeh. Ia ingat tahun lalu Haechan juga melakukan ini dan berujung Jaehyun yang salto-salto.. Koprol-koprol di tengah jalan sambil berteriak dan menangis keras. Untung tidak ada yang merekamnya.

Entah kali ini apa yang akan Jaehyun lakukan. Haechan memang Maknae nakal, Dari ketiga Maknae Line dia yang paling kekanakan dan bandel susah di atur. Sebenarnya Lucas, Mark dan Haechan Seumuran hanya berbeda beberapa bulan saja.

Haechan dan lucas Sebenarnya mereka Rekan kejahatan dalam Keisengan mengerjai Hyung. Dan Mark biasanya hanya ikut-ikutan saja karna dia sebenarnya anak penurut dan Polos. Mark sendiri juga tak lepas dari Kenakalan Haechan, Dia sudah sangat kenyang di kerjai Haechan. Tapi kali ini lucas sibuk dengan para gadis dan Haechan tak suka itu. Dia memutuskan mengerjai Jaehyun sendiri.

Setelah Haechan memasukan Minuman, Ia maju kedepan dan ikut bernyanyi. Kini Ketiga Maknae tengah bernyanyi bersama. Lucas bernyanyi sangat keras dan nyaris berteriak sepanjang lagu. Sedangkan Haechan melakukan Sexy dance secara abstrak di atas meja dan Mark yang bersama mereka sedikit kebingungan ingin mengikuti siapa. Akhirnya ia mengikuti lucas yang sedikit lebih normal dari Haechan.

Hanya Ten yang memperhatika ketiga maknae itu. Para hyung lain sudah sibuk dengan kegiatanya bersama para gadis kecuali Jaehyun.

“Taeyong hyung, Sampai kapan kita akan disini?”
“Entahlah Jae, kau lihat sendiri para Maknae tengah menggila disana, Sepertinya kita harus menunggu mereka puas,”
“Haiih,” Jaehyun memasang wajah kesal sambil meminum Jus jeruknya.

“Aw, Kepalaku..”

“Haechan… Dia melakukanya lagi,” Jaehyun kesal.

Jaehyun berdiri dan berniat pulang sendiri karna kesal pada Haechan. Apalagi semua member juga mengabaikanya, Namun terjatuh.

“Aigoo…Jaehyun!” Taeyong yang saat ini paling sadar. Ia membantu Jaehyun berdiri.

“Haechan nakal padamu?” Jaehyun mengangguk. Taeyong sangat mengenal semua watak Membernya. Termasuk Haechan yang nakal dan kurang ajar pada para Hyung. Namun jika Haechan sudah nakal..Taeyong hanya akan menegurnya saja tanpa marah karna Haechan sangat Manis dan cantik. Dia juga adik yang lucu, Taeyong tak pernah tega memarahinya.

“Kalau begitu kau kembali ke Soul denganku ya, Sebentar” Taeyong tau jika Jaehyun mabuk, Ia akan melakukan hal aneh dan itu tak kenal tempat. Jadi Taeyong harus segera menyelamatkanya daripada Gambar-gambar Konyol Jaehyun menyebar di Internet besok.

“Jhonny, Jaehyun mabuk. Aku akan membawa ia pulang ke Seoul, Kau Temani dan Jaga Para Adik okey?!”

“Siap Nyonya!!” Ucap Jhonny. Memang Benar Jaehyun seperti ketua kelas dan Jhonny wakilnya.

“Yah hyuuuung, Jae hyung mau dibawa kemana? Biarkan dia disini! aku ingin melihatnya Koprol-koprol lagi. Ahahahhahahaha,”

“Ah sialan Haechan,” Jaehyun mengumpat.

“Kau tak boleh Nakal pada hyung seperti haechan. Kau ini keterlaluan..Sudah tau Jaehyun tak bisa minum sedikitpun,”

“Ahahahahaha…Mianhae. Hyung saja yang menyelamatkanya okey, Aku rasa Jaehyun hyung ingin mengatakan sesuatu padamu”

“Katakan apaaaa! Kepalaku pusing curut!”

“Sudah ayo cepat, Sebelum kau hilang kesadaran”

Taeyong membopong Jaehyun keluar Club pelan. Sebelum itu Taeyong tentu telah memasang masker pada Jaehyun dan dirinya agar mereka tak di kenali. Tubuh Jaehyun mulai hilang kesadaran. Itu tandanya Alcohol itu mulai bereaksi penuh. Biasanya Jaehyun akan Jatuh tertidur jika Mabuk berat. Dan 2 jam setelahnya ia akan bangun lalu melakukan Hal tak masuk akal.

“Managernim, Jaehyun mabuk. Bisa tolong pesankan tiket pesawat? Oh Baiklah. Aku akan langsung menuju bandara.

Sesampainya di bandara Taeyong berusaha keras membuat Jaehyun terbangun agar tak menimbulkan masalah di bandar dan untung Jaehyun masih memiliki kesadaranya.

Penerbangan Hanya 45 menit. Kemudian ia segera memasukan Jaehyun pada mobil yang di sediakan managernim.

Saat perjalanan Taeyong ingat. Bahwa Apartemen Lucas adalah tempat paling dekat. Taeyong berencana membawa Jaehyun kesana agar tak melakuakan hal memalukan di jalan. Taeyong Sigap memebelokan setir menuju Apartemen lucas.

Hanya hutuh 10 menit untuk sampai depan gedung apartemen lucas. Jaehyun kini sudah mabuk parah dan Ia sudah tertidur sejak satu jam lalu. Walau Tubuh Taeyong lebih kecil dari Jaehyun. Ia cukup kuat jika hanya mengangkat Jaehyun keluar- masuk Lift.

Sementara itu,

“Ah, Lelah sekali menempuh perjalanan jauh, Kapan Lucas akan pulang ke rumah? Setelah dia pulang nanti aku ingin minta Kartu khusus agar di ijinkan masuk Backstage,” Jungwoo baru saja sampai Apartemen lucas setelah menempuh 5 jam perjalanan Busan-Seoul.

Berjalan kekamar lucas dan mengganti bajunya dengan kaos putih polos milik lucas, Ia juga memakai Training hitam lucas.

Berjalan kedapur karna ia merasa haus. kemudian ia mendengar Sandi pintu di tekan. Jungwoo tergesa menghampiri dengan senyum merekah, Namun Jungwoo kini membelalakan mata karna terkejut dan Gugup melihat siapa yang akan masuk.

Sampai depan Apartemen, Taeyong memencet sandi dan menggendong Jaehyun masuk. Karna Lucas baik dan sedikit bodoh, Ia membiarkan semua member tau sandi Apartemenya.

“Auh auh auuuuuh…Apa yang kau makan Jung Jaehyun?” Taeyong mengangkat Jaehyun masuk kedalam kamar Lucas dan menidurkan ia disana. Melepaskan Jaket dan sepatu Jaehyun kemudian menyelimutinya.

Jaehyun sendiri telah tak sadarkan diri, Taeyong tau jika satu jam lagi Jaehyun akan bangun dan melakukan hal aneh. Jadi dia tetap ada disamping Jaehyun. Taeyong melihat kamar Lucas, Berjalan dan menyingkirkan barang-barang yang bisa pecah atau rusak akibat ulang Jaehyun nantinya.

“Nah sudah, Beres semua” Taeyong selesai membatasi masalah yang mungkin akan timbul.

Drrrrrttttt Drrrrrrtttttt Drrrtttttt
*Ponsel Taeyong bergetar.

“Nde Nuna?”
“Hah?”
“Ya nuna, Mengapa kau datang mengunjungi ku di jam selarut ini,” Taeyong melirik Jam yang kini menunjukan pukul 23:45.

“Ahhhhh” Taeyong mengambil nafas panjang mendengar Nunanya yang kini mengomel di sebrang sana. Jika ada orang yang paling Taeyong sayang, Tentu itu adalah Kakak perempuanya yang Tangguh dan kuat. Taeyong melihat Jaehyun yang kini masih tertidur pulas.

Apa tidak apa jika kutinggal sendiri-Taeyong dalam hati.

“Baiklah Nuna, Aku akan segera pulang. Tunggu aku nde, Ah ne..Okey,” Taeyong menutup Sambungan dan kembali melihat keadaan Jaehyun.

“JungJae, Nunaku datang. Kau tak apa jika ku tinggal kan? Lagipula disini tak ada siapapun. Tak ada yang bisa kau kacaukan juga,” Taeyong membelai Poni Jaehyun lembut dan merasa aman mengunci Jaehyun disana. Taeyong benar-benar tak sadar jika Jaehyun tidak sendiri saja.

Jungwoo Pov.

Mengapa mereka berdua datang kemari tanpa lucas? Kemana dia pergi? Ah sial…Aku harus bersembunyi disini. Tapi untung saja Lucas membuat tempat persembunyian ini kemarin. Aku jadi bisa menyembunyikan diri.

Tunggu, Siapa yang keluar? Ah aku tak bisa melihatnya. Ini terlalu kecil. Sedikit saja terbangun aku pasti langsung ketahuan. Apa mereka telah keluar semua? Baiklah…Akan ku tunggu.

*Menunggu 20 menit dan suasana masih tetap hening. Jungwoo Telah benar-benar yakin Tidak ada siapapun sekarang. Ia Akhirnya keluar dari persembunyian.

“Ah, Punggungku…Appoo,”

Punggungku sudah sakit karna satu jam lebih berbaring tidak nyaman. Saat aku bangkit, Alangkah terkejutnya aku melihat seseorang yang tidak asing disana.

Jung Jaehyun.

Tengah berdiri diam didepan kaca, dan mungkin karna terusik oleh suaraku, akhirnya dia mengalihkan perhatianya padaku. Dia tersenyum

Tunggu!

Dia tersenyum??

“Apa yang kau lakukan disana Cantik?”

Astaga!! Dia mendekat!

“Mengapa diam?”

Oh tidak, Bagaimana ini! Mengapa Jaehyun terlihat menakutkan!

“B-b-berhenti disana Jung Jaehyun,”
“Oh kau mengenalku? Apa yang kau lakukan di kamarku?”

Hah? Kamar apa dia bilang?

“ini bukan kamarmu! ini kamar Lucas!”

Oh tidak, dia tak bergeming. Omo Omo! Dia tetap mendekat.

“Apa kau Saesang Fans ku? Kau sangat menyukaiku?”

“Ya! Michosso!!”

“Benar, Aku gila dan kaupun begitu. Jadi bagaimana jika kita lakukan hal gila juga?”

Oh tidak aku terpojok.

“Mau mundur sampai mana cantik? Dibelakangmu dinding, Kau tak bisa kemanapun”

Jungwoo Pov end.

Jaehyun yang telah membuat Jungwoo terpojok kini menarik tubuh Jungwoo mendekat, Namun Jungwoo melawan.

Jadi mereka berkelahi.

BRUKK..BRAKKK GLODAK..BUGGH

“Menyingkir dariku kau bangsat!” Jungwoo berusaha melepaskan diri dari Jaehyun.

Jaehyun terus mencoba untuk menyentuh Jungwoo dan mencium apapun bagian tubuh Jungwoo yang bisa diraihnya.

Jungwoo yang tak mau dilecehkan terus mencoba melawan sekuat tenaga, Walau lemah lembut begitu Jungwoo tetap seorang anak lelaki.

Next Chapter 3

Jangan lupa Vote dan Comment😁

Add Comment