Give Me Back My Idol Part 8 (Fanfic Lucas X Jungwoo) - Kpop Indonesia

Give Me Back My Idol Part 8 (Fanfic Lucas X Jungwoo)

Setelah terus-menerus membujuk Jungwoo agar ikut denganya dengan berbagai Aegyeo Akhirnya Jungwoo menurut Karna Pusing melihat Aegyeo lucas yang tidak imut. Tapi tentu dengan perjanjian Jungwoo tidak akan ikut masuk dan menunggu diluar.

“Kau Jangan kemana-mana Wu,”

“Tidak,”

“Serius, Apartement ini sangat luas nanti kamu tersasar dan hilang, Aigoo…Aku nanti bagaiamana,”

“Kenapa kamu Baper sangat,”

“Tunggu di Cafe ini saja ya wuuu,”

“Astaga lucas kamu sudah mengatakan itu seribu tiga ratus enam puluh kuda,”

“Hehehhehe,” Lucas meringis jahil kemudian berangsur pergi sambil melambai pada Jungwoo.

Jungwoo menunggu dengan sebuah Cappucino latte di depanya. Untuk mengusir kebosanan tentu saja bermain Ponsel dan berseluncur kesana-kemari.

“Hey Yo! Ah siapa namamu,” Mark tiba-tiba ada di caffe yang sama.

“Jungwoo,” Jungwoo menjawab datar.

“Ah benar. Mengapa kau sendiri? Kau sedang apa?”

“Sedang menunggu Laundry,”

“Oh begitu? Baiklah..Aku ada urusan. Sampai Jumpa Jungwoo”

“Hah? Dia percaya apa yang kukatakan?” Jungwoo yang niatnya hanya bercanda kini heran dengan Mark yang percaya begitu saja. Jungwoo melihat Mark membawa 7 Cup latte.

“Mereka semua ada disana? Harusnya dia meminta Haechan membantunya,” Jungwoo melihat Mark yang kesulitan membawa Cup coffie sebanyak itu sendiri.

Sementara itu diruang tamu Taeyong. Para member telah berhasil meluluh lantahkan apartemnya, selama beberapa hari member disana tak ada satupun dari mereka yang membersihkan apartemen. Padahal jika Taeyong tidak sakit dia biasa membersihkan Apartement tiap 2 jam sekali. Melihat Ruang tamu membuatnya Frustasi apalagi kamar nya..Kacau.

“Hyung, Waegure?”
Jaehyun yang sejauh ini sangat merawat Taeyong. Taeyong tak enak hati jika harus menyuruhnya bersih-bersih.

“Ada Apa Jaehyun?” Jhonny dengan bmtubuh besarnya datang mendekat.

“Taeyong hyung terus murung sambil memandangi kamarnya,”

“Hah? Aigooo tentu saja. Anak ini kan semacam ikan sapu-sapu. Dia seperti mesin pembersih yang konslet,”

“Hah? Apanya yang Konslet hyung?” Lucas penasaran.

“Kau tau kan apa yang terjadi jika mesin konslet?”

“Tak bisa berhenti?”

“Nah itu pintar,”

“Ya Hyung! Lebih baik kalian membantu Taeyong membersihkan Kamarnya. Lihat ini…dia pasti sangat tersiksa melihat rumahnya seolah terkena gempa 5 detik lalu,” Haechan yang tengah tiduran mengintruksi para hyung.

“Ya! Turunkan kakimu Haechan, Aigoo kau sama saja” Jhonny

Tiiiing [Mark membuka pintu]

Dengan penuh susah payah Mark masuk membawa 7 Cup coffie kemudian meletakanya di meja ruang tamu.

“Hyung, tolong Ambil semua sapu dan bantu para Hyung membersihkan Rumah ini, aku ada urusan sebentar,”
Mark yang baru sampai langsung mendapat perintah membuatnya terpaku dengan tingkah kurang ajar Haechan.

Untung saja aku sayang- Mark.

“Lihat itu, lihat anak itu kurang ajarnya. Ya! Mau kemana kau!,” Lucas berteriak. Haechan malah menjulurkan lidahnya kemudian menghilang dibalik pintu.

Ini bagus sekali, Lucas baru saja berkunjung dan kini sekarang harus menghabiskan berjam-jam dengan membersihkan rumah Taeyong bersama Hyung lain.

Jhonny dan Ten membersihkan Sofa dan menata peralatan. Mark membersihkan lantai dan Jaehyun membersihkan Kamar Taeyong. Beruntung kamar Jaehyun tak sebesar Kamar lucas. Jadi ia tak merasa keberatan sama sekali. Taeyong sudah lancar berdiri dan kini sibuk membantu Mark juga.

“Ah aku lupa memberitahu Jungwoo,” Lucas kebagian membersihkan kamar mandi karna kalah bermain batu gunting kertas. Kni ia asik menggosok Closet sampai lupa pada Jungwoo. Lucas segera mengangambil ponsel dan menghubungi Jungwoo.

“Iya kas?”

“Wu, Maaf sepertinya kau harus menunggu sedikit lebih lama karna aku,”

“Aiih Gwenchana, Kau sedang bersih-bersih kan? Lagipula aku sedang bersama Haechan,”

“Mwo!!??”

“Okey! yang semangat ya lucas, kau bisa! Hubungi aku jika kalian telah selesai,”

“Wu..Wu,”

Glek
[Jungwoo memutuskan sambungan]

Jungwoo dan Haechan kini duduk berhadapan. Sebenarnya sudah sejak tadi mereka bersama. Haechan pergi dari aparteman karna tak mau ikut bersih-bersih dan ternyata ia melihat Jungwoo dicaffe. Dia berfikir, Daripada ia berkeliling tak jelas akan lebuh baik dia mengobrol bersama Jungwoo.

“Aigoooo, Jadi kalian sudah sedekat itu?”
Jungwoo menceritakan perihal Ia yang telah di ajak Lucas menemui Keluarganya.

“Bagaimana denganmu Haechan? Baik-baik saja dengan Mark?”

“Dia masih bodoh seperti biasa,”

“Kau tak bisa mengatai bodoh kalau nyatanya dia peringkat 4 di sekolahnya,”

“Ah kau benar tapi tingkahnya benar-benar bodoh, Hanya otaknya saja yang pintar”

“Ckckkckckckkc aku jadi teringat tadi, Saat dia membeli coffie dia menyapaku dan bertanya apa yang sedang aku lakukan. Kemudian aku menjawab: Aku sedang menunggu Laundry”

“Kemudian?”

“Kemudian dia percaya. Ahahhahahhahahahha”
Jungwoo dan Haechan dalam waktu singkat menjadi akrab. Padahal kemarin malam mereka masih seperti musuh.

“Nah kan, Dia memang Dumb Dumb Dumb level 999+”

Jungwoo dan Haechan akhirnya mengobrol banyak hal selama lebih dari Satu setengah jam. Ternyata mereka berdua sangat cocok jika menjadi sahabat.

Drrrrrttttt Drrrttttt
“Haechannie kau dimana? mengapa tak kembali?” Mark menelfon Haechan.

“Apa sudah selesai Hyung?”

” Sudah ayo sini. Cepat kembali,”

“Arraseo arraseo,”
Glek. [Menutup Telfon]

“Mereka sudah selesai?”
Jungwoo bertanya sembari menyruput Latte.

“Nde, Ah..Sepertinya aku harus kembali. Nanti jika aku ada waktu aku akan datang mengunjungi kalian, Senang rasanya tau bahwa kita seumuran. Kau juga sangat menyenangkan tidak seprti lucas hyung,”

Haechan sepertinya menyukai Jungwoo. Haechan merasa senang karna berbagai Hal. Senang mengetahui mereka sepantaran, senang mengetahui Lucas tidak Cassanova lagi, dan senang karna Ia ada teman satu grup yang sama-sama memiliki pasangan sejenis.

“Sampai bertemu lagi Haechan,” Jungwoo melambai ceria.

Kini semua member telah berkumpul di Apartemen Taeyong, Lucas merasa resah dan ingin segera pamit sejak tadu namun para hyung terus mengajaknya bicara.

“Besok kita ada jadwal mengisi acara Weekly Idol, Jadi apa yang nanti kita fokuskan?” Ten bersuara.

“Kita harus lucu dan menyenangkan, lakukan hal yang lucu dan menarik perhatian pemirsa agar mereka menyukai kita,” Jhonny menjawab sambil memakan kue kering coklat Taeyong.

“Apa hanya kita?” Mark

“Tidak, Unit Vocal akan ikut dan 2 member baru akan di perkenalkan juga disana,” Taeyong

“Pasti ramai sekali nanti,” Jaehyun

“Oh hyung….Pulang jam berapa kita ini?” Lucas tiba-tiba bertanya ambigu di tengah member lain membahas jadwal mereka dan apa yang harus mereka lakukan nanti.

“Aigoooo, Kita sedang membahas hal penting kau sudah ingin pulang,” Jhonny yang semula ingin memasukan Cookies di mulutnya menunda itu dan mengomeli lucas.

“Biarkan saja hyung, Lucas hyung pasti juga juga lelah. Lagipula perihal ini kita bisa bicarakan di grup Chat,” Haechan membela Lucas.

“Eumm…Aku tidak bergabung di grup chat Btw,”

“Itu salahmu sendiri! Canada Gaptek!”
Haechan sudah kesal sekali dengan Mark yang super Udik masalah teknologi. Jangankan mengerti Grup chat. Mengganti layar wallpaper saja dia tidak bisa, Sungguh Rapper entah era berapa.

Padahal Haechan sudah mengajari Mark banyak hal tapi mark tak bisa menangkap dengan bagus. Setiap hari Mark meminta Haechan untuk mengajarinya bermain Sns dan Memasak namun yang dilakukan Mark selalu tidak tepak (Benar). Tidak ada di dunia ini Rapper yang memasak telur memakai sumpit dan memotong buah dengan gunting selain Markli seorang.

“Ah benar hyung, Aku juga lelah sekali. Jhonny hyung terus mengotori lantainya sehingga membuatku membersihkanya berkali-kali,” Mark

“Yaaa…Mengapa aku,” Jhonny menyanggah tapi memang dia mengotori lantai dengan serpihan-serpihan kue nya.

“Ya sudah kalian pulanglah, aku sudah sehat, aku tak apa…dan terima kasih sudah mau membersihkan rumahku,” Taeyong Leader yang super baik.

“Apa tak apa jika kau sendiri hyung?” jaehyun masih mengkhawatirkan keadaan leadernya

“Gwenchana..Gwenchana..Pulanglah,”

“Baiklah aku pamit hyungdeul sampai jumpa,” Lucas langsung menghilang di balik pintu.

“Wu,” Lucas sudah ada dibelakang Jungwoo sambil menutup mata empunya. Kemudian membuka tanganya dan melihat mata Jungwoo langsung memandangnya dengan tatapan berbinar

“Maaf membuatmu menunggu lama wu, aku tadi”

“Iya aku tau. Sudah ayo pulang,”
Jungwoo langsung menarik tangan lucas.

“Aw aw aw..sakit wu,”
Karna lucas terlalu lama membungkuk saat membersihkan kamar mandi Taeyong kini tulang ekornya menjadi sangat pegal.

“Ayo posisinya yang bagus,” Jungwoo mengintruksi Lucas agar tengkurap dengan benar. Jungwoo menduduki punggung bawah lucas dan sesekali menggencet agar pegalnya berkurang.

Krek
(Suara tulang punggung lucas)

“Naah selesai, Sudah lebih baik? sekarang aku akan mengoleskan belsem otot dan minyak tawon agar kau bisa lebih baik lagi,” Jungwoo membuka kaos belakang lucas dan mengoleskan rata disemua permukaan punggung sambil memijatnya pelan.

“Sudah wu,” Jungwoo segera turun dari punggung lucas.

“Gomawo,” Lucas tersenyum sembari membetulkan kaosnya.

“Sudah,, Istirahat ya” Jungwoo membelai sembari menyisir poni lucas dengan Jemarinya. Lucas hanya mengangguk sambil tersenyum tampan.

Hari telah berganti dan kini Lucas harus bagun pagi untuk Mengisi Jadwalnya.

“Ayo cepat lucas, Kau hampir telat”
Jungwoo ikut gugup karna ia baru ingah hari ini Lucas aja Syuting di Weekly Idol dengan member baru. Dan Hyungline juga. Itu berarti semua member NCT berkumpul dan akan saling mengantri untuk make up.

“Sudah sudah, Tidak usah make up yang tebal kau terlihat seperti waria, Pakai make up dariku saja. Jangan mau jika nanti Team make up mendandanimu,” Jungwoo ingat betul saat itu Make up Lucas terlalu tebal sehingga ia terlihat seperti ayam cemani memakai bedak.

“Nde,”

Tiiiiiiiing
(Suara pintu lucas terbuka)

“Lucas, kau sudah siap?”
Jaehyun yang Hampir tak pernah menyusul lucas kini ia datang.

“Jaehyung hyung?”

“Iya aku, Memang kau ingin disusul siapa?”

“Aniya,”

“Eum aku ijin kekamar mandimu ya,” Ucap Jaehyun berbisik agar lucas tak mendengar dan langsung masuk kedalam kamar lucas.

Jaehyun mengedarkan pandangan melihat sekeliling. Dan akhirnya ia melihat ruang rahasia Jungwoo. Jaehyun berjalan mendekat karna penasaran seolah mendengar suara.

Part 9

*Ah kecewa kenapa pada baca tapi ga vote maupun Comment. Apa ff nya ga bagus?

Add Comment