Lucas WayV Dihujat Usai Terang-Terangan Dukung Tiongkok - Kpop Indonesia

Lucas WayV Dihujat Usai Terang-Terangan Dukung Tiongkok

Kelahiran Hong Kong, Lucas WayV Dihujat Usai Terang-Terangan Dukung Tiongkok

Idol-idol K-Pop yang berkarir di Tiongkok kini sedang menjadi pusat perhatian menyusul dukungan mereka terhadap “One China Policy”. Seperti diketahui, warga Hong Kong telah mengadakan demonstrasi besar-besaran menolak kebijakan tersebut yang menjadi sorotan dunia.

Sebelumnya idol-idol seperti Jackson GOT7, Victoria f(x), Lai Guanlin mantan personel Wanna One, Kyulkyung mantan personel IOI dan PRISTIN, The8 dan Jun Seventeen (II), Yuqi (G)I-DLE terang-terangan menyuarakan dukungan pada Tiongkok. Mereka juga mengecam protes di Hong Kong.

Jackson dan Lai Guanlin paling disorot karena negara kelahiran mereka. Mengingat Lai Guanlin berasal dari Taiwan sedangkan Jackson dari Hong Kong. Mereka disebut tak pantas mendukung Tiongkok.

Kali ini giliran Lucas WayV (sub unit NCT di Tiongkok) yang terang-terangan menyuarakan dukungannya. Idol kelahiran 1999 tersebut membagikan postingan Weibo berupa dukungan terhadap “One China Policy”. Sama seperti Jackson, Lucas adalah kelahiran Hong Kong.

Dukungan Lucas langsung mengundang reaksi negatif dari netizen Korea. Banyak yang menghujatnya karena mengkhianati negaranya sendiri demi uang. Namun sebagian netizen yang lain menganggap ia tidak layak dihujat.

“Hah? Bukankah dia orang Hong Kong? Dia sialan ya,” komentar netizen. “Aku tidak percaya orang mengatakan dia menyedihkan atau yang lainnya. Warga Hong Kong adalah orang-orang yang patut dikasihani saat ini,” tambah netizen lain. “Kembali saja ke Tiongkok. Cari uang di sana. Aku tidak ingin melihat anak seperti dia di Korea,” pungkas lainnya.

“WayV hanya melakukan promosi di Tiongkok dan pada dasarnya mereka adalah idol Tiongkok. Bahkan akun pribadi mereka di Weibo berada di bawah Label V. Mereka tidak pernah dipromosikan di Korea. Mereka tidak terburu-buru untuk membagikan postingan mendukung China, para member mungkin diberitahu bahwa keluarga mereka akan mati jika mereka tidak melakukannya dan menerima ancaman mati, jadi aku tidak perlu merasa perlu memakinya,” kata netizen.

Sementara itu, “One China Policy” adalah kebijakan yang mengatakan bahwa hanya ada satu negara berdaulat di bawah nama Tiongkok. Republik Rakyat Tiongkok (RRC) merupakan pemerintah resmi dari seluruh Tiongkok daratan termasuk Tibet, Hong Kong, Taiwan dan Makau. Warga Hong Kong menolak kebijakan tersebut dengan menggelar protes besar-besaran.

Source: Pann

Cr: Wowkeren

Kpopindo.id

Add Comment