Membuat ATINY Bangga, San ATEEZ Menjadi Viral Karena Mendukung Feminisme - Kpop Indonesia

Membuat ATINY Bangga, San ATEEZ Menjadi Viral Karena Mendukung Feminisme

Baru-baru ini, pemanah Olimpiade Korea Selatan An San menerima serangan balasan usai terjadi sebuah “kecurigaan bahwa dia adalah seorang feminis”.

Komunitas pria dan situs anti-feminis menyerangnya untuk apa yang mungkin akan diperdebatkan sebagai alasan yang tidak masuk akal.

Alasan utamanya adalah, ketika seorang netizen bertanya mengapa dia menjaga rambutnya tetap pendek, dia menjawab dengan sederhana, “Karena itu nyaman”. Menurut orang-orang di situs komunitas pria ini, rambut pendek adalah tanda feminisme.

Bersamaan dengan ini, fakta bahwa dia bersekolah di perguruan tinggi khusus wanita, seorang penggemar MAMAMOO, dan mengenakan lencana untuk memperingati kecelakaan Feri Sewol juga tampaknya menjadi alasan mengapa dia dianggap sebagai “feminis radikal”.

Alasan lain netizen ini mencurigai pandangan feminisnya adalah penggunaan kata-kata “oh-jo-oh-eok” dan “ung-aeng-ung” yang, meskipun awalnya tanpa konotasi feminis, kini diasosiasikan dengan gerakan feminis meskipun kata-kata tersebut digunakan secara luas di kalangan remaja Korea pada umumnya.

Terlepas dari kebencian dan kritik yang diterima An San dari para anti-feminis ini, dia juga mendapatkan dukungan dari orang lain, terutama di kalangan generasi muda.

Berbarengan dengan hal itu, San ATEEZ secara tidak langsung mengangkat situasi dan menunjukkan dukungannya untuk atlet tersebut juga.

Menggunakan sistem pesan di aplikasi Universe, San berbicara tentang bagaimana dia menyukai rambut pendek (baru saja memotong rambutnya sendiri), dan juga menggunakan istilah “misandrist” dalam pesannya.

Mungkin tampak seperti kebetulan bagi sebagian orang, tetapi tindakannya membuat netizen Korea berbicara, membuatnya jelas bahwa mereka tahu apa yang dia maksudkan dengan pilihan kata-katanya.

Meskipun dukungannya mungkin juga tidak tampak seperti masalah besar bagi sebagian orang, di negara yang lebih konservatif seperti Korea Selatan, feminisme masih dianggap cukup radikal dan sering kali merupakan gerakan “membenci laki-laki”, dan siapa pun berisiko diserang ketika berbicara tentang hal-hal seperti itu.

Mempertimbangkan bahwa San juga seorang idola, sangat berani baginya untuk mendukung suatu tujuan dengan cara ini.

ATINY sangat bangga pada San karena menunjukkan dukungannya terhadap An San dan gerakan feminis, dan meskipun dia telah menerima beberapa reaksi dari anti-feminis, cinta yang dia dapatkan jauh melebihi itu.


Salam Kpopindo!

Sr: Koreaboo
Kpopindo.id

Add Comment