Mengintip Keindahan Pulau Namhae Tempat Lahir San 'ATEEZ' - Kpop Indonesia

Mengintip Keindahan Pulau Namhae Tempat Lahir San ‘ATEEZ’

Pada 26/06 kemarin, Choi San yang tergabung dalam boygroup ‘ATEEZ’ mendapatkan gelar sebagai Duta Keormatan Namhae setelah menjadi ambassador untuk Namhae dan membantu mempromosikan pulau tersebut pada khalayak ramai. Seperti apa sebenarnya pulau namhae itu?

Pulau Namhae merupakan pulau ke-5 terbesar di Korea Selatan. Pulau yang masuk dalam provinsi Gyeongsamnam-do ini menjadi destinasi wisata andalan lain selain pulau Jeju yang terkenal dengan pantai dan jeruknya itu. Saat hendak ke pulai Namhae, kita bisa melewati jembatan yang menghubungkan pulau Namhae dan daratan. Sepanjang jembatan akan terlihat pula pemandangan laut Namhae yang indah. Laut di sekitar pulau Namhae telah ditetapkan sebagai Taman Laut Nasional Hallyeohaesang.

Hampir seluruh destinasi wisata di Namhae tidak dipungut biaya, namun kita perlu membayar 1.000 won atau sekitar 12.000 rupiah jika ingin masuk ke dalam salah satu kuil disana.

Berikut ini beberapa destinasi wisata yang dapat kita nikmati saat berkunjung ke pulau Namhae.

1. Sawah Terasering Desa Gacheon Daraengi

Desa ini sangat terkenal dengan bukit cantik yang merupakan sawah terasering buatan warga. Sawah ini menjadi pemandangan unik di Korea karena langka. Sawah tersebut adalah milik warga lokal disana. Sengaja dibuat terasering agar memudahkan warga dalam membuka lahan karena daratan pulau Namhae yang tidak rata.

2. Kuil Geumsan Boriam


Kuil ini terletak di dataran Namhae yang cukup tinggi hingga seringkali memiliki lautan awan di sekelilingnya. Di dalamnya terdapat Haesu Gwaneum Statues (Buddhist Goddess of Mercy), Dewa Pengampunan Buddha yang dipercaya dapat mengabulkan doa orang-orang yang datang berkunjung.

3. Taman Laut Nasional Hallyeohaesang


Taman Laut Nasional Hallyeohaesang diakui sebagi pemandangan alam terbaik di Namhae. Di pinggiran pantainya terdapat hutan hijau yang amat cantik bernama Mulgeon Windbreak. Hutan dengan lebih dari 10.000 jenis tumbuhan ini dibangun sekitar 300 tahun lalu dengan tujuan melindungi desa dari angin laut yang kencang sekaligus memancing ikan agar masuk ke perairan laut dangkal.

4. Desa Jerman

Desa Jerman yang terletak tak jauh dari hutan Mulgeon ini merupakan desa yang dibangun sedemikian rupa sehingga sangat mirip dengan keadaan asli desa-desa di Jerman, rumah-rumahnya dibangun dengan batu bata, didominasi warna coklat, tembaga, dan putih yang khas rumah-rumah Eropa. Para penduduknya pun banyak yang warga asli Jerman maupun orang-orang Korea yang kembali dari Jerman.

Demikian beberapa destinasi wisata yan dapat dinikmati di pulau Namhae. Kalau kamu kesana jangan lupa kunjungi destinasi wisata tadi yah!

Sumber foto : Dok. Korea Tourism Organization
Written by: Tiya
Kpopindo.id

Add Comment