NCT Destiny Squad PART 1 🔞 LucasXJungwoo [Fanfiction Rate M] - Kpop Indonesia

NCT Destiny Squad PART 1 🔞 LucasXJungwoo [Fanfiction Rate M]

Ini adalah Dunia dimana Semua Fantasi dan kenyataan bercampur. Yang bahkan kau tak bisa bedakan sedang terjaga atau tertidur.

Mereka yang terpilih sudah dapat melihat takdirnya dan saling memahami satu sama lain meski berbeda bahasa dan kepribadian.

Mereka yang terpilih sudah bisa melihat arah masa depan dan pertemuan masing-masing. Mereka yang terpilih bisa saling mengetahui orang yang ditakdirkan untuk mereka. Mereka yang terpilih mempunyai kelebihan mereka yang saling berkaitan. Mereka yang terpilih ditakdirkan untuk diburu dan dibuat semenderita mungkin. Mereka yang terpilih mempunyai Takdir yang luar biasa.

Gorlitz, German, 2016

Kim Jungwoo berlari bersama adiknya yang berusia 2 tahun lebih muda darinya. Semua keluarganya sudah tak tertolong. Seseorang melemparkan Bom tepat saat jam malam keluarga keluarga Kim. Nasip baik masih menyertai Jungwoo karna ia terpental keluar rumah bersama adiknya, Di umurnya yang masih muda ia harus melihat bayangan-bayangan masa depan termasuk kematian keluarganya sendiri. Tak dapat berbuat apapun karna tak mempunyai kekuatan yang cukup.

“Yangyang!”
Sang adik yang kini berusia 17 tahun memiliki Kemampuan yang sama denganganya. Semua keluarga telah menyadari kelebihan Kakak-beradik ini dan telah berusaha menyembunyikan mereka sekuat mungkin. Terhitung 23 kali mereka berpindah tempat dan bersembunyi. Kedua orang tua mereka adalah orang biasa, Namum mereka telah bergabung dengan sebuah organisasi untuk membantu anak-anak seperti Jungwoo dan YangYang.

“Kakaaaak… kakaaaak,” Yangyang yang penuh luka mencari keberadaan kakaknya di antara puing-puing bangunan. Dan tak menemukanya.

Jungwoo melihat dirinya berada pada sebuah ruang gelap. Dengan kaki dan tangan terikat, Berteriak meminta tolong dan menangis.

“Tolong aku! Tolong aku!! Hiks” Jungwoo meronta-ronta.

“Bringst du neue Sachen mit?”
(Apa kau bawa barang baru?)

“Natürlich muss er teuer sein
(Tentu saja, Dia pasti mahal)”

“Wo hast du es gefunden?
(Diamana kau menemukanya?)”

“Auf einer Strecke. Sieht so aus, als wäre er verloren. Weil er wunderschön ist, habe ich ihn sofort genommen. (Di sebuah pinggiran jalan. Sepertinya dia tersesat, Karna dia cantik aku langsung membawanya)”

“Hey, wie heißt du?
(Heiii, Siapa namamu?)”

“Lass mich Bastard los! Wo ist mein Bruder !!
(Lepaskan aku brengsek! Dimana adiku!!)”

“Hey, du weißt nicht, dass er eine Schwester hat? Finde schnell! Wer weiß, dass er schöner ist und wir ihn teurer verkaufen können?
(Heii kau tak tau dia punya adik? Cepat cari! siapa tau dia lebih cantik dan kita bisa menjualnya lebih mahal,) ”

“Was seid ihr Leute !!
(Apa-apa’an kalian!!)”

“Sir, bitte lass mich gehen
(Tuan, Kumohon lepaskan aku)”
Jungwoo memandang kedua orang tersebut dengan tatapan sayu dam memelas. Mereka langsung tersenyum pada Jungwoo. Mereka tersenyum bahagia dan senang hati melepaskan ikatan Jungwoo.

Jungwoo berlari kencang sebelum mereka menyadari Jungwoo telah pergi.

Inilah dia…

Kim Jungwoo.
(Usia 19 tahun. Enernity and Queen Love)

Anak yang di lahirkan dengan bakat khusus yaitu Kemampuan Cinta dan Regenerasi sel. Adik Jungwoo (YangYang) Juga mempunyai kemampuan yang sama. Karna itulah saat terjadi ledakan hanya mereka berdua yang selamat.

Sebelum kejadian Jungwoo telah mendapat firasat terlebih dahulu tentang semuanya. Namun ia tak tau kapan itu terjadi jadi ia terus waspada. Tak mengira jika keluarganya akan Pergi hari ini. Sekarang Jungwoo sendirian. Sang adik juga tak ada di rumah mereka, Jungwoo sudah pulang dan mencari di antara reruntuhan. Namun hanya bisa menemukan mayat keluarganya saja. Jungwoo tak menangis, Ia tau ini akan terjadi. Air matanya telah kering karna dia terus menangis sejak beeumur 10 tahun. Umur dimana ia mendapat penglihatan pertamanya.

Sejak ia mendapat pengelihatanya. Orang-orang misterius terus mengejarnya. Jungwoo mengatakan pada keluarga bahwa mereka akan segera dijemput malaikat maut dan mereka pasrah. Awalnya memang berat, Namun semua berusaha menerima takdir masing-masing termasuk takdir Jungwoo dan YangYang.

Ia telah melihat masa depan yang hancur berantakan beserta melihat sebab-akibatnya.

Jungwoo juga tau dia akan segera bertemu dengan orang-orang yang akan bersamanya mengubah dunia namun lagi-lagi Jungwoo tak tau itu kapan.

Sekarang ia hanya sendiri, Hampir dijual dan di jadikan pelacur murahan. Tentu saja jika ‘itu Jungwoo’ dia tak akan berharga murah karna Sangat cantik dan dia mempunyai kekuatan unik, Yaitu memanipulasi perasaan cinta.

Ia bisa membuat siapapun jatuh cinta padanya hanya dengan menatapnya saja. Hal itu sangat menguntungkan jika seseorang menjual atau menggunakan kekuatanya.

Surabaya, Indonesia, 2018

“Mas, liat arah jam 2 ada yang cakep-cakep mas,”

“Kamu tuh emang minta di slepet kok kas, Udah ga usah pecicilan. Cepet berangkat sana”

“Mas Taeil nih gak asik, Cupu! Kunoooo,”

Lucas Supriyanto
(19 tahun. Belum mendapat pengelihatan. Tapi mempunyai anugrah keberuntungan sejak lahir. Tapi untuk kemampuan sesungguhnya..Masih belum terdeteksi sampai dia bertemu pasanganya)

Lucas Seorang anak lelaki berkebangsaan tidak jelas. Ayahnya China, Ibu Thailand..Kakek (dari ibu) Orang Inggris dan Nenek (Dari ayah) orang korea, Tapi dia lahir dan besar di Indonesia tepatnya Surabaya.

Ibu Lucas mengelola Restoran terbesar di surabaya dan Ayah lucas seorang Manager Programing perusahaan swasta yang terkenal di Indonesia.

Lucas sendiri Seorang anak tunggal yang bandel dan merepotkan.

Bagaimana tidak? Sejak kecil Lucas selalu tersandung masalah karna ia anak dengan diagnosa ADHD (Attention Defisit Hiperactif Disorder) Ia kerap bertingkah diluar dugaan. Saat berumur 5 tahun contohnya. Ia memanjat rak sepatu di sekolah dan roboh, Namun ajaib Rak itu tersangkut. Lucas Memang tidak bisa diam karna Diagnosa Hiperaktif yang dialaminya.

Masuk umur 10 Tahun lucas yang tak bisa diam karna terus membuat repot Kakak sepupunya dengan memanjat Pohon tetangga atau memanjat pohon sekedar melihat sarang burung. Namun Tiap melakukan kesalahan atau sedang menghadapi masalah, Lucas selalu bisa melewati dengan mudah seolah menjentikan jari.
Benar…Kelebihan lucas adalah ‘Keberuntungan’

Kemanapun dia berjalan dan apapun yang dilakukan, Ia akan senangtiasa Selamat dan berhasil dengan segala keberuntunganya. Namun begitu, Lucas belum memahami kemampuanya sendiri dan menganggap semua keberuntunganya adalah Normal.

Sang kakak sepupu.

Moon Taeilyono
(Hidden and Mind Keeper)

Berasal dari Solo yang yang selama ini menjaga Lucas sejak kecil. Dia Adalah seorang anak terpilih juga. Ia telah mendapat pengelihatannya dan melihat bahwa Lucas salah satu dari mereka yang terpilih. Sejak itulah Taeil tinggal dan mengasuh Lucas. Taeil mendapat Pengelihatanya ketika dia menginjak umur 10 tahun. Kini dia sudah 25 tahun jadi dia sangat berpengalaman dalam hal Pengelihatan.

Berbeda dengan Lucas yang terus membuat orang jengkel, Taeil sangat pintar mengambil hati orang lain karna dia mempunyai kemampuan untuk membaca fikiran dan menyembunyikan lokasi.

“Mas Taeil, Nanti ga usah anterin aku Kuliah. Aku nanti di jemput sama Mark,”

“Kas, Kamu tuh harus sering bareng sama Mark biar dia ga bikin banyak masalah,”

“Masalah apa sih mas?”

“Temenmu itu ngeri loh, kamu jangan sampe bikin dia marah pokoknya,”

Mark Lee
(Sama seperti Lucas, 19 tahun. Dan Belum mendapat penglihatan jadi kemampuanya belum terdekteksi. Tapi ia juga mendapat anugrah Crushing sejak lahir. Dengan kata lain dia adalah Penyihir dengan kemampuan tertentu lain)

Anak Blesteran Korea-Kanada yang pindah ke Surabaya 6 Tahun lalu dan satu sekolah dengan Lucas.
Dia juga menjadi Sahabat lucas sejak itu sampai sekarang.

Lucas juga anak Blesteran campur-campur dan menguasai banyak bahasa. Beruntung bagi Mark karna terus bersama Lucas yang mempunyai Kekuatan Peruntungan. Karna Mark ini kebalikan dari Lucas, ia mempunyai Kekuatan Crushing(Mengutuk/memberi nasip sial bagi orang lain) Taeil telah mengetahui itu juga, jadi dia mengantisipasi sahabat adik sepupunya tersebut.

“Aduh kapan sih kita dijemput,”

“Di Jemput siapa mas?”

“Gapapa kas, Jadi berangkat sama mas atau temenmu?”

“Sama Markonah aja mas, Dia udah OTW kok. Mas berangkat kerja aja dulu,” Lucas kini berstatus sebagai Mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sains semester 4, bersama Mark tentunya karna mereka benar-benar tak terpisahkan.

China, 2018

“Koko!”

“Renjun!!”

“Mama, Papa..XiaoJun Hiks..Hiks,”
Winwin hanya bisa meratap memandangi keluarganya yang telah terkapar termasuk adik kesayanganya. Winwin tak tau mengapa semua hal ini terjadi padanya. Mengapa orang-orang itu membunuh semua keluarganya dan mengapa ia harus dibawa lari oleh Keponakanya ‘Renjun’ di antara pemukiman warga untuk menyelamatkan diri mereka.

“Apa yang terjadi Renjun, Hiks..Lepaskan aku, aku ingin bersama keluargaku! Lepaskan aku!” Winwin menghempaskan tanganya dari genggaman Renjun.

“Keluargamu yang tersisa cuma aku ko!” Memang benar. Seseorang juga datang pada keluarga Renjun dan menghabisi semua yang ada disana.

Huang Renjun(15 Tahun)
(Undetected/ Tak terdeteksi)

Yang baru saja mendapat pengelihatanya beberapa waktu lalu. Ia melihat semua kematian keluarga dan juga Winwin.

Namun ternyata Renjun bisa mengubah nasip Winwin. Ia datang sebelum mereka menangkap Winwin. Sehingga Winwin yang sebenarnya harus mati bersama keluarganya menjadi selamat.

Winwin
(18 tahun, Belum mendapat penglihatan, Kemampuan belum di ketahui)

“Aku tau kau bingung ko, Aku juga!! Keluargaku juga di bunuh ko! hanya kau yang tersisa sekarang!!” Renjun sudah berlinang air mata. Ia datang susah payah pada Winwin mempertaruhkan nyawanya. Sepanjang perjalanan ia terus was was karna orang-orang itu terus mengejarnya. Tak hanya sedih, ia juga bingung dengan dirinya yang tiba-tiba Transparan dalam keadaan mendesak.

Setelah penglihatan kedua muncul, Renjun sadar bahwa ada banyak orang seperti dirinya di berbagai belahan dunia yang membentuk suatu Formasi untuk melawan Seorang. Sebenarnya itu bukan Manusia, Renjun mengetahui itu. Karna itulah dia dan yang lainya diburu.

Duduk bersandar di sekitaran pemukiman kumuh. Winwin masih menangisi keluarganya sedangkan Renjun meratap mengasihani nasipnya juga.

“Apa kau telah mendapat pengelihatan itu ko?”

“Pengelihatan apa?”

“Masa depan, dan rekan-rekan kita. Juga Jodohmu,”

“Mengapa kau mengatakan omong kosong semacam itu ketika kita sedang berduka seperti ini??”

“Tak ada gunanya menangisi semuanya ko, Di antara mereka ada yang mempunyai kemampuan memutar balik waktu sampai membangkitkan orang mati, Kita harus menemukan mereka agar Masa depan itu tak terjadi,”

“Apa-apa’an kau ini Renjun!”

“Percayalah padaku jika kau ingin semuanya kembali ko,”

“Kembali apanya! Mereka semua sudah mati!”

“Terserah kau saja, Tapi kau tetap harus bersamaku,”

Renjun menggenggam tangan Winwin erat. Winwin 3 tahun lebih tua dari Renjun. Ia juga salah satu yang terpilih tapi ia belum mendapat penglihatanya atau mengetahui kemampuanya sendiri.

Thailand, 2015

“Oh tidak! dimana aku??”

“Ten! Sedang apa disana?”

“Tern?”

“Ada apa? Mengapa heran melihatku?”

Bagaimana Ten tak heran, Semula ia tengah dikejar oleh orang-orang tak jelas yang telah membantai semua keluarganya termasuk Tern, Saudara perempuanya. Dan kini ia melihat Tern keluar kamar mandi dengan kaus Oblong dan Handuk melingkar di kepala.

Ten Chittaphon Leechaiyapornkul

(Usia 20 tahun. Time Keeper, Kemampuan menyebrang jaman dan memanipulasi waktu)

Mendapat pengelihatan pertamanya pada tahun 2016 saat ia tidur siang, setelah itu banyak orang asing masuk kediamannya dan membunuh semua keluarganya. Ia melarikan diri dan tiba-tiba kembali kerumahnya satu tahun silam.

“Agghhhh” Ten mencengkram erat kepalanya. Semua Slide gambar dan kejadian berputar dikepalanya.

“Ten kau kenapa!!”

“AGGHHHHHHH”
Otaknya terasa di aduk-aduk dan tubuhnya tercabik-cabik. Hidungnya mengeluarkan darah dan matanya memutar banyak kejadian.

BRAKKKKK

“Akkkhh!!!”

Terbangun dan melihat sekitar. Semuanya hangus, Tak ada yang tersisa.

“Apa ini!! Apa-apa’an ini!! AGHHH”
Tubuhnya kembali tercabik dan ia tak tau lagi apa yang terjadi padanya.

Korea, 2018

“Hyung, hari ini tidak kuliah?”

“Tidak, aku sedang libur,”

“Setiap hari kan libur dia itu, sudah biarkan saja hyung, Paling-paling nanti Doy hyung akan bermain bersama satwa-satwa nya lagi,” Jisung menarik Kakak keduanya.

Mereka 3 Bersaudara.

Doyoung
(21 tahun. Mengedalikan Hewan dan tumbuhan)

Jeno
(17 tahun, Belum mendapat pengelihatan. Jadi kemampuanya belum di ketahui)

dan Jisung.
(Jisung juga belum mendapat penglihatan. Berusia 14 tahun)

Doyoung kini berada di Semester akhir Fakultas kedokteran hewan. Sedangkan Jeno dan Jisung masih anak dibawah umur yang bersekolah. Jeno kelas 3 SMA dan Jisung kelas 1. Mereka sangat hafal kebiasaan Doyoung yang suka berlama-lama dengan hewan-hewan peliharaanya.

Doyoung sangat menyukai Flora dan Fauna. Ia banyak memelihara Binatang dan tanaman dirumahnya. Orang tua mereka bekerja diluar negri jadi ia bebas memelihara banyak hewan sampai rumahnya sudah rasa-rasa kebun binatang. Tapi walau begitu Doyounglah yang mengurus adik-adiknya selama ini.

“Apa kau bilang? Seseorang tengah di kejar dan butuh pertolongan disana?”

“Baiklah..Aku akan kesana, Tolong bantu dia agar tidak tertangkap nde,” Doyoung memberi intruksi pada Burung-burung kecilnya.

Doyoung adalah Orang terpilih yang sudah bisa menggunakan kekuatanya sejak ia balita. Namun tak seorangpun mengetahui kelebihan yang dimilikinya termasuk adik-adiknya sendiri. Walau ia telah bisa menggunakan kekuatan. Ia nampaknya belum mendapat menglihatan ‘Masa depan’ karna nyatanya dia masih hidup dengan damai bersama keluarga.

Berbeda dengan Jaemin yang kini tengah terluka parah dan berusaha bersembunyi didalam Tong sampah.

“Agghh”
Mencengkram bahunya.

Ia mengalami hal yang sama dengan mereka yang telah mendapat penglihatan pertama mereka. Na Jaemin besar di panti asuhan dan kini Semua teman juga pengasuh telah menjadi korban salah sasaran dari orang-orang yang tak mereka kenal.

“Ssshht,”
Doyoung membuka Tong itu dan ikut masuk kedalamnya.

“Siapa kau!!?”
Jaemin terkejut mendapati lenganya terbalut dedaunan basah. Dan lebih mengejutkan lagi, Daun-daun itu keluar mengikuti intruksi Doyoung.

“Ini adalah tumbuhan Herbal, Mereka akan merawatmu, jadi jangan lepaskam mereka,” Ucap Doyoung.

Orang-orang itu telah berkeliling dan mengitari lokasi mereka. Namun disana ada anjing dan kucing yang sedang berpura-pura membongkar-bongkar sampah menyamarkan keberadaan tuan mereka.

Setelah dirasa keadaan aman, Doyoung membawa Jaemin pulang kerumahnya. Membaringkanya pada ranjang Jeno.

“Apa yang terjadi padamu?”

“Mereka membunuh semua orang yang kukenal. Mereka juga berniat membunuhku,”

“Mengapa mereka melakukan itu?”

“Mengapa kau berkata seperti itu? Kau salah satu dari kami kan!? Kau belum mendapat pengelihatanmu?”

“Pengelihatan apa? Salah satu apa?”

“Itu tadi, Kemampuanmu. Bukankah Itu kelebihanmu? Sejak kapan kau memilikinya?”

“Aku sudah bisa melakukanya sejak aku kecil. Dan apa maksutmu tentang ‘bagian dari’ apa itu tadi?”

“Orang terpilih, seperti kita. Saat aku mendapat penglihatan pertamaku, aku melihatmu juga dalam formasi itu, Kau bagian dari kami,”

“Lalu siapa orang-orang yang mengejarmu itu?”

“Entahlah, Aku baru mendapat penglihatanku kemarin, Dan mereka menyerang tempat tinggalku. Yang pasti kita harus mencari yang lain agar bisa saling membantu dan saling melindungi. Jika kita masih berpencar-pencar seperti ini, Mereka bisa mudah membunuh kita,”

“Maksudmu? Apa ada di antara kita yang telah tertangkap?”

“Ada, Dia sahabatku di panti asuhan. Namanya Hendery. Kemampuanku tak bisa menyelamatkanya, dia tertangkap dan dibunuh” Jaemin terlihat sangat sayu mengingat apa yang terjadi.

“Jika kau mendapat Pengelihatan pertamamu, Matilah semuanya,”

Doyoung terbelalak tak percaya dengan apa yang di dengarnya. Mana mungkin ia bisa membiarkan keluarganya mati, Apalagi adik-adik tersayangnya.

“Kita harus segera menemukan yang lain!”

“Kita harus menemukan Seseorang dengan kemampuan ‘Deteksi lokasi’ terlebih dahulu,”

“Apa ada yang seperti itu?”

“Tentu saja ada! Sudah! Jangan banyak bicara. Kau punya Laptop atau apapun sejenisnya!?”
Doyoung segera berlari mengambil Laptop Jisung.

“Ini!!”
Jaemin menyalakan laptop tersebut kemudian meletakan kedua tanganya di atas keyboad. Mata Jaemin mengeluarkan pantulan cahaya Biru sekilas.

“Aku menemukan mereka!!”
Mata Jaemin masih menatap lurus kedepan.

Na Jaemin
(Usia 16 tahun, kemampuan Elektro yang bisa menembus semua informasi atau apapun yang berada di dimensi Virtual)

“NCT! Namanya NCT! Catat itu!! Taeyong! Johnny! Kun! Chenle! dan Aggh,” Jaemin melepaskan tanganya.

“Apa yang baru saja kau lakukan?”

“Aku membobol sistem Informasi Federal, Mereka yang kusebutkan adalah orang-orang yang bisa menolong kita hyung,

Oh kita belum berkenalan. Aku Na Jaemin,”

“Aku Doyoung, Aku tinggal bersama Kedua adiku, Jeno dan jisung”

Jepang, 2018

“Yuta-Nii,”
Haechan masuk kedalam kamar kakaknya dan masih melihat gundukan selimut menumpuk.

“Hehehe,”
Haechan sudah tersenyum jahat.

“UWAAAAAAA,”
Yuta terperanjang dan langsung berjingkat lari terpirit dari ranjang. Ia sangat terkejut mendapati Paginya yang tengah memeluk seekor ular phyton sebesar paha orang dewasa.

Haechan
(Merupakan adik satu-satunya Yuta. Berumur 17 tahun dan Mempunyai kemampuan merubah semua hal menjadi keinginanya sejak dia masih kecil. Mirip dengan kemampuan Mark tapi Haechan hanya bisa merubah benda mati)

“Ahahahhahahaha,” Haechan berlari kedapur kemudian tertawa sampai perutnya sakit.

“Haechaaaaan!! Kau mau kupanggang haaaaah!!!”
Sang kakak masih membara.

Nakamoto Yuta
(Sama seperti Haechan, Ia bisa menggunakan kemampuanya tanpa mendapat pengelihatan lebih dulu. Yuta Is Fire man, Usia 21 tahun)

Los Angels, 2018

“Siapa kalian?”

“Ini dia, Akhirnya ketemu juga. Kau itu yang paling berbahaya,”

“Apa-apa’an ini”

“Kategori apa dia? Perisai?”

“Bukan, mana mungkin orang dengan kemampuan sepertinya seorang Perisai?”

Jaehyun hanya menatap 3 lelaki di depanya bingung. Ia tak mengerti mengapa bisa manusia muncul di balik kilasan Lubang yang terbakar. Begitulah yang Jaehyun lihat.

Ia sedang ada di halaman Kampusnya dan tiba-tuba sebuah lingkaran dengan kilat api memunculkan 3 orang lelaki yang salah satu di antaranya terlihat cantik.

“Untung kami menemukanmu lebih dulu, Perkenalkan..Aku Taeyong, ini Johnny dan Yang itu adalah Kun. Walaupun kami berbicara menggunkan bahasa korea, Kau mengerti apa yang kami katakan kan?”
Jaehyun mengangguk. Ia sendiri juga merasa heran mengapa ia mengerti bahasa yang sangat asing baginya.

“Siapa namamu?”

“Jung Jaehyun,”

Jung Jaehyun
(Usia 20 tahun, Belum mendapat penglihatan tapi jika Kemampuanya sudah muncul, Dia Sangat berbahaya)

“Nah Jung Jaehyun, Selamat..Kami menemukanmu terlebih dulu, Jadi semua keluargamu akan selamat,”

“Apa yang kalian bicarakan? Ah aku permisi dulu, kalian bisa mengobrol dengan orang lain” Jaehyun tak mau ambil pusing dengan orang-orang aneh yang kini berada di depanya.

Baru juga Jaehyun berniat beranjak dari tempat duduknya. Tiba-tiba tubuhnya tak bisa bergerak karna besi-besi bangku itu telah memeluknya erat.

Sejak kapan?

Tentu saja Sejak Jhonny menggerakan jarinya.

Seo Johnny
(Usia 24 tahun dan sudah dapat menggunakan kemampuanya sejak kecil juga. Dia pengendali benda logam)

Taeyong mendekati Jaehyun kemudian menyentuhnya.

“Jung Jaehyun, Ayo ikut bersama kami,”

“Nde,”

Lee Taeyong
(Usia 23 tahun. Keluarganya juga sudah terbunuh dan tertolong oleh Organisasi NEO. Kemampuanya Mengendalikan Fikiran dan Bisa memindah Jiwa orang lain)

Johnny tau Taeyong sudah menggunakan kemampuanya, Ia melepaskan Jaehyun perlahan.

“Ayo kita pulang Kun,”

“Baiklah hyung,”

Qian Kun.
(Usia 22 tahun, Merupakan Kakak Sepupu Chenle dan Berkemampuan Menembus dimensi apapun dan kemanapun termasuk planet lain)

Chenle
(14 tahun, Kemampuanya adalah suara. Keluarga menyadari kemampuan Chenle setelah ia merobohkan rumah tengah mereka dengan satu teriakan)

Part 2

Ah bagaimana Ceritanya? Aneh ya? Iya aku tau😂😂😂

Adakah Kritik dan saran?

Oh iya, Ini FF Rate 21 ya, Karna nanti kebelakang banyak adegan dewasa dan Extreme😂

Mohon untuk Vote dan Commentanya biar tambah semangat.

Add Comment