NCT Destiny Squad PART 10 ๐Ÿ”ž LucasXJungwoo [Fanfiction Rate M] - Kpop Indonesia

NCT Destiny Squad PART 10 ๐Ÿ”ž LucasXJungwoo [Fanfiction Rate M]

Ah~

Kalian suka FF ini tidak? Rada Males-malesan karna sepertinya FF ini sepi peminat๐Ÿ˜ฉ

Okeydeeh~

Author tetap menuntut untuk di hargai karyanya ya๐Ÿ˜„

Jangan lupa Vote and Komeeeeen Gaeeeeeeees!! ๐Ÿ˜

Happy Reading~

Taeyong Cs masih berada di Indonesia menunggu Lucas Cs.

Sementara di Korea, Taemin yang telah mengetahui Kode Akses melalui Jaemin kini berlari menuju pintu utama setelah mendengar bahwa Minho telah kembali. Tapi apa yang terjadi tak sesuai harapan

Kini Markas NEO sedikit ribut karna Minho pulang dengan membawa berita buruk.

“Minho kau sudah pulang. Dimana Yuta?” Taemin langsung menyambut Minho bersama Winwin. Namun Heran mengapa Yuta tak bersamanya.

Bukanya menjawab Minho Justru diam saja dan berjalan. Ia berhenti di depan Winwin sejenak.

“Maafkan aku,”
Kemudian berlalu meninggalkan Winwin yang mematung.

“Tunggu! Di mana Yuta!?”
Winwin yang memang galak tak ada rasa sungkan sama sekali pada Minho meskipun Minho Pemimpin di Markas itu.

“Dia pergi bersamamu lantas mengapa ia tak ikut pulang? Kemana dia!?” Volume Winwin sedikit lebih keras. Ia merasa ada yang janggal ketika Minho mengatakan ‘Maafkan Aku’

Apa maksutnya itu?

“Maafkan aku win, Aku tak bisa membawa Yuta pulang karna mereka menahan Yuta setelah mengetahui Yuta Anak terpilih!”

“KAU!!!”
winwin menjadi Marah sekali sampai berteriak.

“Begini balasanmu setelah ku selamatkan Kekasihmu! Kau mengorbankan Kekasihku dan menahanku di Panti asuhan ini!!”

Winwin menyebut NEO sebagai panti asuhan karna memang banyak anak-anak disana Yatim piatu semua.

“Winwin tenanglah,”
Bunda Jisung ikut menenangkan Winwin.

“Minho, Apa yang terjadi pada kalian? Mengapa mereka menahan Yuta?” Taemin berusaha mencari tau.

“Pemerintah tak mendukung kita, Mereka berencana mengambil alih NEO dan ikut menjadikan anak-anak terpilih sebagai Bahan latihan yang akan di kembangkan untuk Militer, Aku tak punya pilihan. Mereka mengancam dan aku harus menyerahkan Yuta jika tak ingin Organisasi di Bubarkan paksa dan semua anak terpilih di ambil,”

“KAU TAK BISA MELAKUKAN ITU PADA YUTA KU!! KENAPA JUGA KAMI HARUS MENURUTIMU! AKU TAK PERDULI PADA KALIAN SEMUA! KEMBALIKAN YUTA PADAKU!!”
Winwin sudah sangat meledak-ledak.

Ia ingin menyerang Minho namun di halangi oleh Renjun, Jaemin dan Jisung.

Sementara Chenle sudah ada di depan Taemin dan Minho untuk melindungi mereka. Minho dan Taemin adalah Orang biasa, Jika sekali saja Winwin menyerang. Dapat di pastikan mereka berdua akan Mati.

“Hyung! Jika kau menyakiti mereka aku tak akan sungkan padamu!” Ucap Chenle.

“Bagaimana ini, Taeyong hyung tidak ada disini” Ucap Jisung. Dia tentu panik. Semua anak-anak terkuat ikut pergi bersama Taeyong.

Karna Memang Biasanya Taeyong yang menenangkan Winwin yang pemarah ini dengan kemampuanya.

“Ko, Tenang dulu ko…Jaemin! Ayo ajak Ko Winwin ke kamarnya,”

“Ayo hyung,” Jaemin ikut menarik Winwin.

“TIDAK!!”
Winwin sudah mengeluarkan Tenaga perisainya dan Hampir mengeluarkan Panah juga.

CRRTTTTTZZZZZ
Tubuh Winwin terlilit Jalar-jalar.

“Winwin apa kau gila!! Mengapa kau semarah ini?” Doyoung kembali bersama Minhyun setelah menyelesaikan Tugasnya.

“Kalian tak tau apa yang telah mereka lakukan! Mereka sangat kejam dan tak segan membunuh dengan keji. Tanyakan pada Jaemin jika kalian tak percaya! Semua Anak Terpilih tak ada yang selamat jika sudah di tangan mereka! Dan bedebah ini mengorbankan Yuta ku!! Jangan halangi aku! Biarkan aku membunuhnya!” Winwin memberontak sekeras tenaga.

“Jaemin! Hubungi Jeno dan suruh mereka segera pulang,” Perintah Doyoung.

“Baik hyung,”

Winwin masih berusaha menolak tapi Doyoung melilit tubuhnya semakin kuat.

“Renjun, Jisung! Bantu aku membawa Winwin kekamarnya,”

“Tidak! Lepaskan aku! Hyung! Lepaskan aku!”
Mereka membantu Doyoung membawa winwin kembali ke kamarnya.

“Chenle, Bawa mereka ke Kamarnya. Dan untuk sementara Jangan sampai mereka bertemu Winwin dulu. Setelah ini aku akan menemui mereka dan meminta penjelasan,” Perintah Doyoung.

“Baik hyung,”
Chenle menggiring Minho dan Taeimn ke kamarnya.

Sementara itu di Indonesia, Anak-anak yang tengah di tunggu sekarang rupanya sedang makan Es Campur di kantin kampus Lucas-Mark.

Selesai Sarapan, Taeil langsung membawa Mark-Lucas kekampusnya untuk Ujian Praktek.

Karna Ujian tak sampai 2 jam. Taeil memutuskan Menunggu Mark-Lucas selesai Ujian sambil berkeliling kampus bersama Jungwoo-Ten. Taeil berencana Menyekolahkan mereka berdua juga karna Memang harusnya belajar karna masih muda.

“Dek Jungwoo sama Tenten mau kuliah disini juga sama LuMark?”

“Kampusnya bagus sekali Mas, Pasti Mahal” Ucap Jungwoo.

“Dulu ketika aku sekolah, Uang bulananku terbilang Cukup Mahal,”

“Berapa memangnya dek Tenten?”

“Satu semester sekitar 100 juta Mas,”

“Oh sama, Disini kurang lebih segitu hanya saja sedikit mahal disini daripada Sekolahmu ten,”

“Wow! Mas Taeil punya Uang sebanyak itu buat menyekolahkan Kami?” Ten Takjub

“Kamu fikir Mas Taeil miskin karna Tampang mas Taeil kayak gini?”

“Memangnya mas Taeil kenapa?” Tanya Jungwoo Polos.

“Bilang saja kalian mau nyebut mas Taeil tua dan Punya tampang orang susah,”

“Bukan aku yang bilang,” Ten mengangkan bahunya. Jungwoo hanya terkekeh.

“Kalian sudah lulus SMA semua kan? Mau masuk Jurusan apa? Ayo pergi kebagian administrasinya,”
Taeil memang serius ingin merawat mereka.

“Aku ingin masuk Jurusan Bahasa dan sains,” Ucap ten.

“Aku ingin masuk Kedokteran Mas,”
Ucap Jungwoo.

“Waaah kalian Hebat. Jungwoo mau Jadi Dokter? Beneran mau jadi dokter? Waah kasian Mas Taeil dong, Nanti Mas Taeil pasti jadi Rajin sakit,”

Ya ampun Pakde๐Ÿ˜‘

Setelah pergi kebagian Administrasi mereka mengisi formulis pendaftaran sesuai Jurusan kemudian Menjalani Ujian masuk seperti Calon mahasiswa lain.

Sementara Taeil Menunggu sendiri di depan Kelas, Ia tiba-tiba terfikir rumah entah mengapa.

Di rumahnya sekarang masih ada Taeyong Cs yang mulai Bosan menunggu. Jhonny dan Haechan sudah menghabiskan semua camilan di kulkas, Kun dan Jeno telah menonton Debat Politik perihal Wapres dan cawapres RI 2019.

“Hyung kau pilih 1 atau 2? kalau aku sih pilih yang 2,”

“Waaah….,” Kun berseru.

“2 Periode dong,”

“Itu berarti kau pilih nomer 1 Jeno!”

“Iya, Hehehhehe”
Jeno tersenyum kuda.

“Percuma saja kalian berdebat, Kalian tak akan bisa ikut memilih,” Ucap Taeyong yang terdiam sejak tadi.

“Jika ada Jaemin. Yakin! Memenagkan Hal seperti itu hanya Hal kecil baginya,” Ucap Jeno.

“Benar, Mereka harusnya meminta bantuan pada Jaemin saat penghitungan suara. Pasti mereka menang karna data Penghitungan suara di masukan dalam Virtual semua,” Ucap Jhonny yang masih dengan Toples Rengginang di pangkuanya.

“Heran mengapa mereka lama sekali ya. Aku sudah bosan bermain-main,”

“Ya Haechan! Apa yang kau lakukan di kamar atas? kau tak mengacau kan?” Tanya Taeyong.

“Aku hanya melihat-lihat. Sepertinya tidak ada yang menarik kecuali Kostum Pikachunya,” Ucap Haechan.

“SEMUANYA!! CEPAT PULANG!”
Saluran TV yang awalnya debat Politik kini menjadi Wajah Khawatir Jaemin.

“Ada apa memangnya?” Jeno lamgaung ikut panik.

“Winwin hyung mengamuk. Taeyong Hyung ayo cepat pulang dan tenangkan dia,” Ucap Jaemin.

“Mengapa Winwin mengamuk?” Taeyong

“Minho Appa membiarkan Yuta Hyung di tangkap. Kita harus segera mengambilnya atau dia akan bernasip sama seperti mereka Hiks Hiks,” Jaemin Menangis. Bagaimana ia tak menangis. Ia melihat sendiri perbuatan keji yang mereka lakukan pada anak-anak.

“YUTA-Nii !!” Haechan sudah Histeris dan Panik.

“Semuanya berkumpul! Kita Pulang!” Perintah Taeyong

“Semuanya siap? Berpegangan dengan erat!” Ucap Kun.

ZZZRTTTTTTTT

Mereka menghilang.

TV kembali kesaluran Debat politik setelah Jaemin menghilang dari layar.

ZZZZZRRRRTTTTTTTTTT
Taeyong dan Yang lainya telah kembali kedalam markas.

Taeyong langsung berlari kekamar Winwin setelah mendengar Raungan dan Tangisan Winwin.

“KEMBALIKAN YUTA PADAKU!! DASAR KALIAN SEMUA SIALAN!! KEMBALIKAN DIA PADAKU!!” Winwin terus berteriak dan menangis sejak tadi. Doyoung, Renjun dan Jisung tak bisa menenangkanya. Winwin terus membentak dan memaki mereka semua.

BRAKKKK

Taeyong dan Yang lainya masuk sekali gebrakan. Taeyong langsung berlari dan menyentuh kepala Winwin.

“Taeyong Hyung Hiks hiks,”
Winwin Mulai tenang.

“Tolong Selamatkan Yuta hiks hiks,”
Ucap Lembut winwin sebelum ia tak sadarkan diri.

Melihat Winwin sudah tertidur Doyoung melepaskan belitanya kemudian memindahkan Winwin keatas ranjangnya di bantu Renjun dan Jeno.

“Renjun kau disini dan Jaga Koko mu Okey,” Ucap Doyoung mengelus pucuk kepala Renjun.

“Baik Hyung,”

Kini Setelah keadaan lebih tenang, Semua anak terpilih pergi kekamar Minho untuk meminta penjelasan. Bagaimana Bisa Minho meninggalkan Yuta. Tak Heran jika Winwin semarah itu. Jika meraka ada di posisi Winwin mereka juga pasti akan Murka. Belum lagi Haechan yang terus menangis begitu mengetahui kakaknya tertangkap.

“Apa yang terjadi? Mengapa Kau meninggalkan Yuta untuk mereka?”
Taeyong bertanya tajam.

“Kalian tenanglah dulu, Aku akan menjelaskan semuanya”

Tapi tampaknya semua mulai mengintimidasi Minho dan itu membuatnya sedikit takut.

Flashback.

Dewan PPB sampai CIA sudah berkumpul. Ada Presiden dan Perdana mentri dari berbagai Negara juga disana.

Mereka membicarakan Kerjasama Politik dan Pergantian Presiden yang akan di lakukan tahun depan. Minho yang mewakili Organisasi NEO diminta membuktikan Kebenarnya jika memang Ia menghabiskan Uang Untuk Anak-Anak Terpilih.

Minho Datang Karna Ia Meminta Kerja sama dari pihak Negara Lain Juga untuk Dukungan Finansial karna Minho akan Menyekolahkan Anak-Anak Terpilih dan Ia juga akan Membangun Markas lebih besar karna Mereka akan mempunyai anggota yang lebih banyak. Apalagi Markas yang Sekarang Kemungkinan besar sudah terdetekai Musuh.

Bukanya Mendukung mereka Malah Meragukan Keberadaan anak-anak terpilih karna Minho Menyembunyikan Mereka sangat Rapat.

“Bagaimana kami bisa mempercayaimu? Kami bahkan tak pernah bertemu atau melihat satupun dari mereka,”

“Keberadaan mereka tak boleh dipublish. Itu sangat berbahaya. Sampai sekarang aku bahkan tak mengetahui siapa yang telah menculik dan membunuh anak-anak terpilih yang lain. Jika kalian memintaku Memperlihatkan mereka, Itu sama saja Aku membunuh mereka,”

“Kau hanya perlu menunjukanya pada kami. Tak perlu Masyarakat Luas,”

“Bagaimana bisa? Mungkin saja disini ada salah satu dari Mereka yang menculik adiku, Bukan begitu Calon Presiden Lee Jinki?” Sarkasik Minho.

“Minho kau!!”

“Hyung tenanglah,”

“Bagus sekali Daniel, Perdanamentri kami” Minho masih menggunakan Wajah mengejeknya.
“Sudah sudah, Mengapa Jadi ribut seperti ini? Kita berkumpulkan Untuk Masa depan yang lebih Damai bukan?”
Kim Jaehwan yang menjabat sebagai Ketua Umum berusaha menengahi.

“Sekarang Choi Minho, Buat kami yakin padamu bahwa kau tak berbohong. Karna menurut semua yang ku ketahui. Anak-anak seperti adikmu sudah Habis terbantai. Bagaimana bisa kami percaya jika mereka masih ada yang tersisa?”
Ucap Ong Seungwoo.

“Setidaknya kau biarkan kami melihat salah satu di antara mereka Hyung,” Ucap Woojin.

“Jika kau tak memperlihatkan mereka, Terpaksa Kami akan membubarkan Organisasimu. Dan Jangan lupa…Kami juga akan mencari tau semua tentang Organisasimu. Jika memang Ada anak Terpilih disana, Semua akan ada di bawah kekuasaan PBB dan CIA. Kau tak mempunyai Hak atas mereka lagi,” Ucap Jinki yang Biasa di panggil ‘Tuan Onew’ Oleh Bawahanya.

“Mereka akan menyelamatkan dunia kita! Kalian jangan macam-macam pada mereka. Mereka sangat Kuat,” Tatap Nyalang Minho

“Baiklah kami akan percaya jika kami melihat salah satu di antara mereka,” Ucap Jin yang menjabat sebagai Ketua Federal Korea

“Cepat perlihatkan Mereka,”
Perintah RM sang ketua Federal rusia.

Minho merasa terdesak sekali sekarang. Ia memandang Yuta yang berdiri di sampinya. Sepertinya Yuta sendiri juga kebingungan, Ia datang untuk menjaga Minho dan Kini Yuta Bagai Telur diujung Tanduk.

Mereka berdua tau bahwa Pilihan yang mereka ambil saat ini berpengaruh besar bagi yang lainya. Namun ini juga pilihan yang sangat berbahaya bagi Yuta.

Mereka harus memilih.

“Mengapa diam Saja Minho-ssi? Sebenarnya aku juga ingin melihat salah satu anak luar biasa itu, Aku pernah mengenal beberapa di antara mereka. Aku masih mengingat nama mereka..Kalau tidak salah bernama ‘Jungkook dan J-hope’ Tapi akhirnya mereka diculik dan tewas,”
Ucap Kim Yoongi.

Yoongi yang lebih di kenal sebagai Suga adalah Rekan seperjuangan Minho untuk menolong Anak terpilih sebelumnya. Namun Semua anak-anak yang Yoongi kumpulkan Tak dapat selamat karna mereka berhasil di culik lagi oleh pihak lain dan terbunuh. Minho memutuskan tak melanjutkan Jalanya bersama Suga karna Ia sudah tak percaya pada rekanya tersebut.

“Aku sudah mendengar Jika kau Menyembunyikan banyak anak terpilih di Organisasimu dari Federal China. Karna itulah selama ini aku juga membantumu Minho, Tapi tak dipungkiri aku juga ingin bertemu mereka mengingat berapa luar biasanya anak-anak ini” Ucap Jimin. Jimin memang Dekat dengan Pemerintahan China dan kebetulan ia Rekan Bisnis Orangtua Chenle.

“Jika kau tak memperlihatkan Mereka, Kita akhiri semuanya disini. Kau sendirian Minho, mengapa kau tetap keras kepala? Semua Dewan penting ingin melihat, Kau tak perlu khawatir. Mereka akan baik-baik saja, Aku yang akan menjamin itu,” Ucap RM

Minho merasa terpojok dengan semua tekanan. Tak ada satupun dari mereka yang berpihak padanya.

Ia menatap Yuta lagi.

Yuta tau Minho sedang meminta Ijin darinya, Kemudian Yuta Mengangguk. Mereka tak punya pilihan lain bukan?

“Baiklah kita akhiri semuanya. Kau letakan semua Dokumen dan penelitianmu. Semua Laboratorium dan Markasmu akan segera kami ambil alih. Kau tinggal pulang saja kerumahmu, Kau Selesai” Ucap Jinki.

“Tak bisa secepat itu Tuan Onew, Jika kalian Ingin melihat salah satu dari mereka. Kalian Telah melihatnya,”

Yuta maju lebih dekat pada meja dan para Dewan.

“Mohon menjauh, Setidaknya 5 meter karna ini berbahaya,” Ucap Yuta. Semua dewan otomatis pergi dari kursi mereka untuk menjauh.

WUUUUUZZZZZZZZZZZZZZ

Yuta mengeluarkan Kemampuan apinya.

Semua Dewan tampak Takjub.

Setelah mereka melihat kemampuan Yuta. Mereka meminta Yuta dan Minho menunggu diruangan untuk menerima keputusan lebih lanjut.

“Sekarang kami bisa pulang kan?”
Ucap Minho setelah melihat para dewan menemuinya.

“Benar kau bisa pulang. Tapi tidak dengan dia,” RM menunjuk Yuta.

Mata Minho membelalak.

“Apa-apa’an ini! Ini tak ada dalam perjanjian kita! Kalian tak bisa membawa Yuta! Dia anaku!”
Minho berusaha mempertahankan Yuta

“Kau tak bisa menolak. Ini bentuk kompensasi yang akan kami berikan atas semua yang kalian dapatkan. Lagipula semua Dewan telah setuju. Anakmu ini akan menjadi kepala Pasukan militer Korea. Mengapa kau khawatir? Dia akan hidup dengan baik bukan?” Ucap RM.

“Tidak bisa! Ia tak bisa ikut bersama kalian! Aku tak akan mengijinkanya,” Kukuh Minho

“Vernon! Jackson! bawa dia!” Perintah Jinki.

“Jangan mendekat, atau aku akan menyakiti kalian,”
Yuta mundur dan mulai mengeluarkan kekuatanya.

Crrrtttttttrrtttrtrrt
BRUK!
Yuta tak sadarkan diri.

“Kalian!! Kalian mencurangiku!!”
Minho Marah sekali

“Kau tak punya pilihan Minho-ssi,” Ucap RM.

“Kalian cepat bawa dia dan kau bisa pulang dengan tenang Minho-ssi. Satu anak saja tak masalah bukan? Bukankah kau masih punya banyak lagi yang lainya?” Ucap sarkasik Jinki.

End Flashback.

“Menjadi Kepala Militer Korea rupanya, Tapi bagaimana dengan Winwin?” Ucap Jhonny

“Apa benar Yuta akan menjadi kepala Militer Hyung?” Taeyong bertanya.

“Itu yang mereka katakan padaku. Aku tak tau kenyataanya bagaimana,” Ucap Minho sayu.

“Bagaimana ini hyung?”
Doyoung bertanya pada Taeyong.

Mereka semua terdiam. Semua juga bingung dengan langkah apa yang akan mereka lakukan. Belum lagi dengan Winwin yang pasti akan mengamuk lagi mengetahui fakta ini.

“Bagaimana jika aku mencoba melacak Yuta Hyung,” Tawar Jeno.

Semua tersenyum cerah oleh Ide Brilliant Jeno. Terutama Doyoung yang sepertinya sangat bangga pada adiknya.

Jaemin segera berlari mengambil Peta kemudian gopoh ia berikan pada Jeno.

Jeno Mulai menggunakan kekuatanya untuk melacak keberadaan Yuta.

“Rusia! Yuta Hyung berada di Rusia”

“Mengapa Nii-Chan ku ada disana!!” Haechan Mulai ribut lagi.

“Ketika aku membobol data Federal Rusia aku melihat banyak kejahatan mereka. Aku fikir menjadikan Yuta Hyung sebagai pemimpin Militer adalah sebuah kebohongan,” Ucap Jaemin

“Oh tidak Nii-chan. Hiks hiks,” Haechan sudah menangis lagi mendengar perkataan Jaemin.

“Tenang dulu Haechan,” Jisung dan Minhyun berusaha membesarkan Hati Haechan.

“Apa yang akan terjadi pada kakakku Hiks hiks,” Haechan semakin khawatir.

“OH! Aku telah mendapatkan Titik Koordinasi pertemuan Para Pemimpin DESTROYED FALL. Aku menduga Mereka juga dalang di balik ini,” Ucap Taemin.

“Tapi kita harus memastikan itu terlebih dulu Hyung,” Ucap Jhonny.

“Benar!”
Semua mengangguk setuju.

“Ayo atur rencana, Aku butuh anak-anak yang tak menarik perhatian,” Ucap Taeyong.

“Doyoung, Ijinkan aku membawa Renjun. Dan haechan, Chenle! Kalian juga ikut. Aku membutuhkan kempuan kalian,” Ucap Taeyong.

“Mengapa Hanya Chenle, Haechan dan Renjun? Aku dan Jhonny hyung lebih kuat,” Ucap Doyoung. Ia tak Rela jika Renjun dibawa tanpa dirinya.

“Kita ini ingin menyusup Doyoung. Tak bisa terang-terangan menampakan diri, Kita butuh kemampuan Renjun dan chenle juga Sihir Haechan akan sangat berguna. Kau tak perlu Khawatir, aku yang akan melindungi mereka. Kau tau kemampuanku bukan? Walaupun aku perisai aku lebih hebat darimu Doyoung, Lagipula Kun tak bisa membawa terlalu banyak orang,”
Taeyong mengintimidasi Doyoung. Doyoung tak bisa membantah lagi sekarang. Taeyong memang sangat kuat.

“Kun! Kau juga ikut,”

“Baik Hyung”

Sementara di Indonesia.
Rombongan Lucas dan lainya telah kembali setelah menyelelesaikan Ujian mereka.

Taeil menurunkan Mereka di depan Pintu kemudian Taeil memarkirkan mobil di garasi.

“ASTAGA!!! APA’AN NIH! ”
Lucas berjengkat terkejut melihat Ruang tamu yang berantakan dengan TV menyala.

“Ada apa kas?”
Jungwoo dan Ten ikut masuk kedalam rumah.

“Lihat itu, Rumah kita habis kerampokan, Ah Cek Kamar kalian!” Lucas berlari menuju kamarnya.

“Wu, Kau cek kamar kita. Aku akan cek yang lain,” Ucap Ten dan Jungwoo menurut.

“Ada apa sih ribut-ribut,”
Taeil yang telah selesai memarkirkan mobil menyusul Masuk kedalam Rumah.

“RUMAH KITA KERAMPOKAN MAS!”

“HAH!!?? ASTAGA!! APA YANG ILANG KAS??”

“Toples Rengginang sama Rempeyek kita mas!!” Lucas membuka tudung makan Juga.

“YA TUHAN!!”
lucas berteriak lagi.

“APA’AN KAS!”
Taeil Berlari Gopoh mendengar Teriakan Lucas.

“Onde-Onde sama Martabak kita Juga Hilang Mas!!”

TBC
Part 11

Gimana? Udah mulai Masuk Konfik nih. (Jangan bilang kalian Nunggu Adegan Naena-nya ya…Karan Kalau iya. Tak punya hati seklai kalian Di keaan mereka seperti ini๐Ÿ˜‚ Apalagi winwin Tsundere Sejati sedang resah)

Add Comment