NCT Destiny Squad PART 11 πŸ”ž Lucas X Jungwoo [Fanfiction Rate M] - Kpop Indonesia

NCT Destiny Squad PART 11 πŸ”ž Lucas X Jungwoo [Fanfiction Rate M]

Hellawwww~

Gimana Hari kalian?

Okey kita lanjut. Jangan Lupa Vote dan CommentπŸ˜ƒ

Happy Reading~

Setelah melihat rumah mereka yang berantakan, Taeil membagi tugas untuk membersihkan Rumah. Semua orang tidak panik kecuali Lucas yang terus heboh berkata bahwa mereka di rampok.

“Tidak perampok yang hanya mengambil Renggingang, RemPeyek dan apa itu,” Ucap Ten.

“Bisa saja mereka tak jadi karna takut ketahuan,” Balas Lucas. Ia tak mau kalah. Ia bersikukuh itu perampok.

“Apa perampok Akan Menonton TV politik dan menghabiskan Camilan?” Lawan Jungwoo.

“Bisa aja kan, Mereka ingin menikmati Hidup Modelan 99 seperti Sultan,”

“Kas, Kamu sudah jangan heboh. Mereka itu pasti *Mereka*” Ucap Mark

“Mereka pasti mereka gimana sih maksutnya Mark?”

“Aduuuh kenapa kamu ga cepat dapat penglihatanmu sih kas? kalau begini kan jadi ribet Jelasin”
Ucap Mark.

“Lucas gamau dapet kekuatan kalo Ujung-ujungnya cuma bisa Liat Jurik kayak dirimu Mark ” Pembelaan Lucas.

Taeil meminta mereka membersihkan Ruang tamu tapi mereka justru berdebat dan ujungnya Taeil sendirian yang Wira-wiri membawa sapu dan tempat sampah. Ia hanya melihat para adik berdebat sambil memungut sampah-sampah di dekat mereka.

Taeil tau bahwa yang telah mengunjungi mereka adalah anak-anak terpilih. Taeil mempunyai kemampuan Unik lainya yang tak bisa Taeyong lakukan. Taeil bisa mengetahui semua kejadian lewat Orang maupun barang. Karna itulah Taeil menyentuh semua bungkus-bungkus dan Kursi. Ia melihat semuanya…Termasuk Melihat Jaemin yang tampil di layar monitor TV nya.

“Tampaknya mereka sedang dalam masalah. Mereka tak akan bisa menjemput kami dalam waktu dekat jika seperti itu,” Taeil bermonolog

Taeil memikirkan banyak Hal. Ia harus melindungi Adik-adiknya tapi tampaknya Mereka juga butuh bantuan.

“Ada apa Mas Taeil? Kenapa Murung?”

“Aduh Dek Jungwoo merhatiin Mas Taeil terus ya sampe tau Mas Taeil banyak Fikiran?” Taeil senyum tersipu-sipu.

“Wajahmu memang selalu keliatan kayak gitu mas, Jungwoo aja nih orang baru makanya dia belum tau” Ucap Lucas.

“Lucas bisa tidak, Sekali aja tidak Nyemesssh perhatian Dek Jungwoo ke Mas Taeil,”

“Hilih entut,”
Lucas acuh dan berlalu menuju dapur.

“Mark! Udah tak sapu kenapa kamu kotor-kotorin lagi!”

“Sudah kotor dari tadi tuuuuuuh,”

“Itu tadi abis di pungutin mas Taeil terus yang sebelah situ udah aku sapu kenapa kececeran lagi!”
Ten adalah yang paling membantu Taeil. Ia murka karna Karpetnya kotor lagi.

“Tuh adeknya Lucas tuh yang berulah bukan Gueeee,” Mark menunjuk-nunjuk Udara kosong.

“Itu kan Followersmu Mark! Kamu sebagai pimpinan Demit tanggung jawab dong, Ya kan Ten?”
Ucap Lucas sudah kembali keruang santai membawa getuk lindri yang ia beli didepan kampus tadi. Sementara Ten mengangguk setuju dengan ucapan lucas.

Hantu-hantu itu adalah Peliharaanya Mark walaupun Mark bersikeras berkata Tidak.

“Itu apa kas?”
Jungwoo tertarik karna bentuknya yang kecil lonjong-lonjong dan Warna-warni.

Imut.

“Oh sini wu, Enak nih wu di Jerman gak ada,”
Lucas sudah menyendok dan menyuapkan pada Jungwoo. Jungwoo Reflex membuka mulutnya

Melihat Jungwoo membuka mulut seperti itu, dentum Jam Seakan Berhenti berdetak.

Deg

Deg

Aduh kenapa Mangapnya begitu. Sedikit ambigu.

Deg

Deg

Kenapa Jungwoo makin dilihat jadi makin cantik ya?

Deg

Deg

Aduh Hatiku Dredeg!

Deg

Deg

‘i-ini wu! M-Makan sendiri!!”
Lucas memberikan semua makanan itu pada Jungwoo dengan gugup. Padahal Jungwoo sudah Mangap menunggu di suapi lucas.

“Bff!! Kenapa sok mau suapi tadi. Mulutku pegal kas,” Jungwoo menggerutu kemudian berlalu dan duduk di samping Ten.

“Wu! Jangan ngotor-ngotorin lantai seperti Mark, Kasian Mas Taeil harus bersihin bolak-balik,”
Ten memang membantu Taeil tapi dia hanya membersihkan tempat yang mudah saja. Sisanya tentu ia serahkan kepada Taeil.

Memang berat beban Mas Taeil Yang seperti Single Parent Mengurus Rumah dan 4 Orang anak sekaligusπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

“Ih itu adeknya Lucas Teeeen…adeknya lucas!” Mark ngotot menunjuk-nunjuk Udara.

“NAH LOH TEN!”
Mark yang daritadi tenang tiba-tiba berjingkat.

“APA’AN MARK!!”
Mark teriak di depan Ten tapi Lucas yang kaget.

“Tuh setan cilik Naik ke punggung ten,” Ucap Mark. Ten memang ia merasa bahunya pegal.

“Suruh pergi Mark! Suruh pergi!”
Ucap Ten santai.

“Dia ga mau, Katanya dia mau ketemu kakak cantik yang tadi makan Onde-onde di kulkas, Loh! Tapi siapa yang makan Onde-Onde? Kita kan baru dateng dari kampus” Mark celingukan.

“Itu pasti salah satu dari mereka yang datang kerumah ini Mark, Oh! Sini biar aku yang ngomong sama anak itu Mark. Dia ada di atas Ten kan?” Jungwoo mendekati ten.

“Mark, Suruh dia turun. Aku mau ngobrol-ngobrol,” Ucap Jungwoo

“Weh! Dia langsung mau turun wu, Katanya kamu Juga Cantik,”

“Dasar Setan Bocah Sialan,”
Umpat Ten yang harga dirinya terluka. Lucas dan Taeil hanya menonton mereka.

“Kata Dia, tadi yang berantakin rumah kita ada 5 orang. Ada 1 yang Ongker-ongker kulkas, Satu Masuk-masuk kamar, Satu tidur-tiduran di sofa, Satu Nonton TV dan satu lagi Main Laptop Lucas,”

“KYAAAA LAPTOP KU!!”
Lucas melesat.

“Dia suka yang masuk-masuk kamar, Katanya dia Cantik tapi Makannya banyak, Ya ampuuun” Mark bergumam.

“Aku Sudah cek kamar dan sepertinya dia tidak melakukan apapun,” Ucap Jungwoo.

“Mereka nungguin kita dari jam 8 sampai Siang. Tapi mereka punya urusan mendadak dan pergi,” Ucap Taeil.

“Loh Mas Taeil tau?? Kenapa tidak bilang? Kan Kita ga perlu Repot tanya ke setan-setan,” Ucap Lucas yang sudah kembali dengan memeluk Laptopnya.

“Mereka sepertinya sedang dalam masalah besar, Haruskah kita menyusul mereka dan membantu? Toh kita di takdirkan bersama mereka Juga,” Ucap taeil.

“Memangnya mereka ada dimana mas?” Tanya Ten.

“Menurut yang kulihat mereka ada di Korea Selatan. Mereka sempat menyebutkan Markas mereka. Mungkin kita bisa nyusul mereka kesana?” Saran Taeil

“Tapi Gimana Pengumuman Ujian Semester Lucas sama Mark Mas?”

“Kas, Kamu ga kenal Internet? Kamu dari era Jurassic atau gimana,”
Ucap Mark sarkas.

“Tau lah! Orang aku sering main Friendster,” Kilah Lucas.

Taeil hanya melihat bosan pada LuMark yang mulai beradu mulut terus menerus, Merasa Jenuh ia kemudian Duduk di tengah Ten dan Jungwoo.

“Mas Taeil bingung, Mas Taeil pengen menyekolahkan kalian disini apalagi kalian sudah ikut Ujian masuk. Tapi sepertinya mereka butuh bantuan kita Juga. Apalagi Memang cepat atau lambat kita akan bertemu mereka kan?”
Ucap Taeil.

“Mas Moon Taeil tidak perlu bingung, Aku dan Ten tidak bersekolah tidak apa-apa asal kita bisa cepat bertemu yang lain dan membantu mereka, sehingga Formasi kita bisa selengkap mungkin,” Ucap Jungwoo lembut.

“Kalian berdua memang adik-adik Mas Taeil yang Macan Buas,”

“Hah?”

“Manis Cantik Bisa Untuk aku sayang~”

Sementara di Markas NEO, Taeyong sudah mengatur rencana untuk membawa Yuta kembali.

“Renjun-ah, Kau yakin kau bisa melakukanya? Haruskan aku ikut bersama kalian?” Doyoung masih belum rela membiarkan Renjun pergi tanpanya.

“Kau Jangan Khawatir Hyung, Kekuatanku itu seperti hantu. Memangnya siapa yang bisa menyakiti hantu?” Renjun berusaha menenangkan Doyoung. Sejak Taeyong mengatakan ia akan membawa Renjun, Doyoung terus gelisah.

“Baiklah,”
Doyoung membawakan Tas Renjun dan sepertinya mereka akan berada beberapa hari dalam misi penyelamatan tersebut.

Doyoung dan Renjun berjalan menuju bangsal. Disana Sudah berkumpul Taeyong, Haechan, Chenle dan Kun lengkap dengan Tas mereka.

Jeno yang mempunyai kekuatan seperti Ikan Duyung albino mengatakan Markas itu sangat susah di terobos meskipun mereka punya Renjun. Jadi mereka harus pintar mencari cela lokasi agar rencana mereka berhasil.

“Kalian sudah siap?”
Tanya Taeyong. Semua anak-anak yang di ajak sudah memakai tas mereka dan berjalan mendekati Kun dan Taeyong kemudian berdiri di belakang mereka.

“Hyung, tolong jaga Markas dan adik-adik kita disini. Dan aku…Titip Jaehyun padamu,” Ucap Taeyong pada Jhonny. Jhonny mengangguk sebagai jawaban.

Jhonny yang paling tua disini. Tentu dia harus mengambil tanggung jawab Taeyong sebagai Leader.

“Berpegangan tangan yang kuat!!”
Seru Kun.

CCRRRRRRRRZzZzzzTttttttt

Mereka menghilang.

Di dalam Markas Rusia.

Yuta di Isolasi dalam Ruangan yang bisa meredam kekuatan anak-anak terpilih.

Yuta melihat beberapa anak yang telah di jadikan Experimen dengan di ambil kekuatanya dan kini mereka telah tak bernyawa lagi. Beberapa malah berwujut sangat mengerikan.

“Apa aku akan mati disini,” Gumam lemas Yuta. Ia tak dapat menggunakan Kekuatanya dan tak diberi Makan atau minum apapun.

Ia dibiarkan terkurung bersama seseorang.

“Kau Baru juga disini?” Tanya Yuta.

“Tidak, Aku sudah dua tahun”
Yuta Heran. Anak-anak lain telah mati dalam sekejap mata dan dia bertahan di tempat ini selama dua tahun?

“Mengapa mereka tak membunuhmu?” Tanya yuta.

Sumpah demi Tuhan Yuta sangat penasaran.

“Mereka tidak bisa membunuhku sebanyak apapun mereka mencoba,” Ucapnya lembut.

“Apa kemampuanmu? apa kau bisa menggunakan kekuatanmu disini? Ayo kita pergi darisini. ikutlah bersamaku ke Korea. Disana kita akan hidup aman bersama Kakak-kakak terpilih lainya,” Ucap Yuta.

“Kakak?? Bawa aku! Bawa aku! Aku mencari kakakku! Apa disana ada kakakku?”

“Siapa nama kakakmu?”

“Jungwoo, Kim Jungwoo. Kami berasal dari Jerman dan terpisah sejak tahun 2016 lalu,”

“Jungwoo? Aku rasa tidak ada yang bernama Jungwoo di markas NEO,”

“Ah sayang sekali,” Ucapnya lemas.

“Jangan bersedih dulu. Kami masih mencari anak-anak terpilih lainya yang selamat. Siapa tau di antara mereka ada kakakmu?”

“Iya. Awalnya ruangan ini sangat penuh dengan anak-anak terpililih, Kami bertemenan dan saling melindungi. Tapi satu-persatu dari kami di ambil sampai hanya aku yang terissa. Aku Hidup karna memang aku tak bisa mati,”

“Memangnya apa kemampuanmu?”

“Aku beregenerasi Cell dan bisa berubah wujut menyerupai Orang lain, Namaku Yangyang”

“Oh! Itu luarbiasa sekali. Kalau aku, aku bisa mengeluarkan Api dari tubuhku jika saja tak berada di ruang sialan ini, Namaku Yuta dan aku dari Jepang. Wajahmu terlihat lembut seperti kekasihku. Aku berani bertaruh kau pasti seorang perisai. Wajahmu cantik,” Ucap Yuta yang membuat Yangyang tersipu.

“Kakakku lebih cantik jika kau ingin tau. Sekali melihat kau pasti akan jatuh cinta padanya,” Ucap yangyang.

“Ahh sayang sekali aku sudah mempunyai pasangan yang tak kalah cantik juga. Aku tak mungkin melirik perisai lain atau aku akan mati di tanganya. Dia sangat galak hehehehehe,”

Oh Winwin, Aku merindukanmu-Batin Yuta

“Kalian, Bawa dia Keluar!”

Ada 3 Orang masuk kedalam ruangan dan menarik YangYang keluar dari sana.

“Apa yang ingin kalian lakukan! Lepaskan dia!!” Yuta berusaha mempertahankan Yangyang.

Tapi tampaknya mereka tak mengerti dengan apa yang Yuta Ucapkan. Yuta sudah mendekap Yangyang erat agar mereka tak membawanya namun ternyata 2 Tentara masuk kedalam lagi dan memisahkan Yuta.

“Lepaskan aku!! Lepaskan aku!!”
Yuta memberontak. Yangyang hanya diam dan seolah pasrah dalam cengkraman mereka.

“Sampaikan salamku untuk yang lain, Kau jangan Khawatir. Bagaimanapun mereka menyakitiku aku tak akan mati,” Ucap Yangyang dengan senyum paraunya.

Mereka memasukan Yangyang dalam Kotak isolasi lain kemudian membawa kotak itu menaiki truck dan pergi.

CCRRRTTTTTZZZZZZZZZ

Taeyong Cs telah sampai di hutan sebelah Markas Rusia yang di pakai untuk penelitian terlarang dan menyekap Yuta.

Taeyong cukup terkejut karna tampak jelas disana ada penjagaaan yang tak biasa. Bagian Depan berisa manusia yang seperti Robocop. Ada Juga anjing penjaga yang terlihat tak seperti anjing.

“Apa itu, Mengerikan sekali” Ucap Haechan.

Walaupun di Hutan Renjun langsung menggunakan kekuatanya untuk menyembunyakan dirinya dan lainya.

“Haechan, Kau bisa alihkan perhatian mereka?” Ucap Taeyong.

“Tentu Hyung,”

Haechan mengarahkan tanganya pada batang pohon kayu kemudian berubah menjadi sosok Wanita Cantik dan Anjing perempuan yang manis.

“Apa hal seperti ini akan berhasil?” Sarkas Renjun

“Kau lihat mereka seorang lelaki walaupun Jelek! Jadi diam dan lihat saja,” Haechan mengarahkan tanganya dan merubah tong sampah di depan mereka menjadi meja-kursi lengkap makanan yang tersaji kengkap.

Perempuan itu mulai mendekati para tentara dengan anjing cantiknya. Disana mereka tampak berbincang kemudian mengobrol di atas meja-kursi hasil dari Haechan.

Mereka tak bisa memakai kekerasa dalam hal ini karna itulah Taeyong membawa anak-anak berkemampuan lembut.

Setelah Sihir Haechan bisa mengalihkan para tentara rupanya di belakang pintu terlihat Pasukan yang terlihat seperti Tikus tapi berukuran sebesar manusia dan mereka berdiri dengan 2 kaki lengkap membawa senjata api dalam genggaman mereka.

“Astaga Hewan apa itu? Apa Hewan disini di latih secara militer?” Ucap Renjun.

“Aku bisa mengatasi mereka Hyung,” Ucap Chenle.

“Bagaimana caramu?” Tanya haechan bingung.

Chenle tersenyum

“Oh iya, Kalian belum mengetahui kemampuanku. Lihat ini ya,” Chenle mengeluarkan suara dengan Defabel sangat rendah yang hanya bisa di dengar oleh hewan pengerat.

“Hey!! Mereka tumbang!” Renjun menunjuk para pasukan tikus itu yang kini bergeliat, Penjaga lain terlihat panik dan mencari tau apa yang terjadi namun Para pasukan Tikus itu masih terlihat kesakitan dan mencengkam telinga mereka.

“Ayo kita masuk!!”
Perintah Taeyong.

Renjun mengangguk dan membawa mereka semua masuk menembus dinding.

Mereka sukses melewati pintu 1 dan 2. Tapi kini mereka masih harus melewati ratusan pintu lainya.

“Astaga, Banyak sekali. Bagaimana kita menemukanya?” Chenle sudah resah.

“Jangan Gelisah! Aku akan berbicara dengan Yuta,”
Taeyong memang penguasa kekuatan fikiran bukan? Ia bisa masuk kedalam fikiran siapa saja.

‘Yuta!!

‘Yuta kau dimana!

“Hyung! Taeyong Hyung!!?”
Yuta mendengar suara Taeyong dalam fikiranya.

Yuta menyadari jika Taeyong dan yang lain datang untuk menolongnya. Ia melihat penjaga disekitarnya dan berpura-pura tidur di sudut ruangan.

“Kau ada dimana hyung? Dan Kau bersama siapa saja?”

Dalam keadaan memejamkan mata ia berbicara dengan Taeyong lewat fikiranya.

“Aku datang bersama Chenle, Renjun, Kun dan Adikmu Haechan. Kami telah melewati 2 penjagaan. Dan kini Kami tak tau harus pergi kemana. Disini ada ratusan pintu,”
Ucap Taeyong.

“Pergilah kesisi Kiri pintu ke 4 yang ada di depanmu, Kemudian masuk pintu sebelah kanan dan menuju kanan lagi, Disana kau akan menemukan markas lain yang mereka gunakan untuk membunuh dan meneliti anak terpilih. Lewati Markas itu dengan Jalur sebelah kanan karna sebelah kiri terdapat sensor khusus. Kemudian segera berjalan lurus melewati ruang laboratorium. Jangan sampai menyenggol apapun disana. Dan abaikan semua hal yang kalian lihat, Terus berlari jangan sampai Anjing Alien itu menemukan kalian, Setelah itu kalian harus masuk sisi Blablablablablabla…” Yuta memandu mereka.

Karna Markas itu sangat besar, Luas dan Mempunyai ruangan tak terkira. Misi penyelamatan ini sepertinya tak akan berjalan mudah.

Kembali lagi ke Indinosea yang kini Kelima anak terpilih sedang mengepak barang mereka.

Taeil memutuskan untuk membawa Adik-adiknya menuju korea selatan menyusul anak-anak terpilih lainya.

“Sudah kalian kemas semua yang kalian butuhkan?”

“Sudah Mas,” Ucap Kompak.

“Lucas itu kenapa bawa begituan!!” Ucap Taeil berjengkat saat melihat Sesuatu menyembul dari tasnya.

“Itu bukanya Ruyung kas?”
Mark menunjuk Tas Lucas.

“Iya, Kalian kan enak sudah mempunyai kekuatan dan lucas? Lucas perlu membawa ini siapa tau kekuatan lucas muncul saat kita dalam perjalanan,” Lucas memeluk tas nya.

“Terus hubunganya apa bawa Ruyuuuung!!” Mark Jengkel.

“Siapa tau aku Jelmaan Bruce Lee kan bisa aja itu,”

Hadeeeh.

“Lalu ini apa kas?” Jungwoo menarik gagang itu keluar tas Lucas.

“Oh ini Kemoceng Wu, Aku tidak bisa berada ditempat kotor jadi siapa tau disana tempatnya berdebu jadi aku bawa ini, Survival Tool sekali kan?” Ucap lucas penuh percaya diri.

“Ini apa-apa’an juga kamu bawa penebas Kasur kaaaaas,” Ucap ten

“Kan kali aja disana banyak debu ten,”

“Lucas,”

“Iya Mas?”

“TAROH SEMUAAAAAA!!!!!!”
Taeil Murka. Sudah habis kesabaran pada Lucas yang membawa barang tidak perlu.

Lucas mengerucutkan bibirnya kemudian Menurut dengan membuka tas dan mengeluarkan semua barang-barang seperti Pemanggang roti, Barbel mini, Cobek dan uleg-Uleg. (Takut di korea tidak bisa makan penyetan) Kemudian masih mengeluarkan Action Figure Naruto kecintaanya.

“Apa-apa’an bawa Naruto juga,” Ucap Mark.

“Mahal tuh, Import Bandai Jepang! Kesayangan lucad,” Lucas mengelus-ngelus Action figure tersebut.

“Tidak ngurus!”

Setelah Mereka semua membantu Lucas berkemas secara benar. Kali ini mereka siap pergi ke bandara. Mas Taeil sudah Booking Online tiket untuk mereka. VIP semua
(Orang Kaya😎)

“Sudah siap semua ya ini?”

Mas Taeil memastikan agar tidak ada kebodohan-kebodohan lainya.

“Siap mas,” Seru mereka bersama.

“Loh! Kalian jangan ikut,” Ucap Mark

“Apa’an Mark?”

“Tuh mereka semua mau ikut kita,”

“Siapa Mark? Demit Squad?”

“Iya kas, Apalagi yang pocong pendek tuh udah mau masuk ke badanku terus,” Ucap Mark.

“Waaah itu pocong yang kemaren ngerasukin kamu Mark?”

Mark mengangguk.

“Dimana dia Mark?” Lucas sudah maju dengan percaya diri.

Mark kemudian menunjuk tempat di ruang tengah. Lucas langsung berjalan di depan sana sambil membawa ponselnya.

“Disini Mark?”

Mark mengangguk.

“Hey! Bapak Pocong! Anda itu tidak perlu ikut kita ke korea ya, Disana itu dingin, Lucas tau anda di belebet seperti lepet tapi kain anda itu terlalu tipis bagai Kain saring sari kedelai, tipis kan? Udara disana sangat dingin Brrrr~ Jadi demi kebaikan bersama anda harus tetap disini dan bujuk yang lain biar tetap disini juga jaga rumah. Sebagai imbalanya ini lucas kasih tau IG Olshop peninggi badan. Kata Mark Anda itu pocong yang bantet seperti Mark kan?”

“Ngatain gue lu bangsat,”
Mark bersungut.

“Mark Lee jangan berisik. Saya sedang bernegoisasi ya anda tuh dasar,”
Lucas membuka Laman akun Peninggi badan dan menaruh ponselnya di meja.

“Taek!”
Mark menyerah.

Lucas kembali Fokus dengan Para Hantu. Lucas tidak bisa membiarkan mereka ikut karna jelas mereka akan merepotkan jika merasuki Mark saat perjalanan nanti.

“Bagaimana penawaran saya bapak pocong yang terhormat? Nanti pas lucas pulang, lucas orderin deh. Tapi kalau tidak sabar anda bisa Order sendiri, Nanti tagihanya Mas Taeil yang bayar tenang aja. Mbak kunti yang Jomblo bisa cari cowo lewat aplikasi Dating ada tuh tinggal dunlut di gugel play loh,” Lucas masih membujuk.

“Udah HP nya Lucas tinggal ya. Jangan sampai di pake itu si adek Pikachu. Nanti dia buka situs Pornhub kan tidak baik dia masih kecil,” Lucas meninggalkan Ponselnya kemudian melirik Mark untuk mengetahui apa Mereka setuju dengan penawaran Lucas.

Seolah berkata ‘Gimana Mark?’ Lucas berbicara dengan Isyarat mata dan alisnya.

“Wah Ajaib! Mereka Mau kas,”
Takjub Lucas.

“Okey Cusss,”
Ucap Lucas yang langsung menarik Jungwoo dan mereka semua keluar rumah.

Mereka langsung masuk kedalam Mobil Go-Car pesanan Mas Taeil yang sudah menunggu sejak tadi.

Mas Taeil memperkirakan mereka akan lama berada di korea jadi memutuskan berangkat dengan Taksi Online daripada Mobilnya sendiri harus dititipka di bandara terlalu lama.

Mahal

“Juanda ya pak,”

“Enggeh Mas,” Ucap pak sopirnya yang sebenarnya Tanpa Taeil bicarapun dia sudah tau arah tujuanya.

Taeil duduk didepan, Ten dan Mark duduk di kursi tengah dan Lucas Jungwoo duduk di kursi paling belakang.

“Kok kamu duduk disini sih wu,” Ucap Lucas.

“Kenapa kas?” Jungwoo bingung. Ia tak tau jika Lucas sekarang sangat berdebar jika didekat Jungwoo.

“Mark, Duduk sama aku dong Mark!” Ucap Lucas.

“Ogah! Dibelakang panas, AC nya ga sampe sana,” Ketus Mark.

Perjalanan dari Tempat Lucas menuju bandara sangat Panjang jadi mereka memutuskan untuk Tidur sebentar.

Mark, Ten dan Jungwoo telah tidur dengan pulas. Taeil tidak boleh tidur karna dia harus menunjukan jalan cepat kepada pak supir dan juga melakukan Obrolan bapak-bapak agar pak supir tidak mengantuk juga.

Taeil melihat lewat kaca depan, Semua adiknya tidur kecuali lucas yang matanya memandang random.

“Kas, kenapa ga tidur juga?”

“I-iya Mas,” Ucap gugup Lucas.

Bagaimana dia bisa tidur kalau Jungwoo tidur dan menempel padanya. Lucas rasanya mau mati saja karna berdebar.

Ya gusti Jantungku rasanya tercubit-cubit -batin Lucas.

Ia memandang wajah Jungwoo yang sangat dekat dengan wajahnya.

Wajah Jungwoo 1000 kali lebih cantik. Lucas memejamkan matanya karna tak kuat melihat keindahan Jungwoo. Rasanya Hati lucas seolah berlari-larian dan selurutan di taman pada jam 8 malam.

Lucas sungguh Ndredek!

Mencoba melihat wajah Jungwoo lagi, dan

“HOWAA!!”

lucas berjengkat melihat Jungwoo yang membuka mata dan membalas tatapan matanya.

“APA JANCUK! KAGET AKU!!”
Mark reflek berteriak karna terkejut.

“Apa sih kas,” Tanya Ten yang sudah menghadap Jungwoo dan Lucas.

“Tidak ada Ten, hanya saja Lucas daritadi ngelihatin aku terus,”

“Kas, Kamu sudah aku beritau kalau Jungwoo punya kekuatan penggoda kan? Jangan dilihat terus nanti kamu jatuh cinta semakin dalam,” Ucap Ten.

“Si-siapa ya yang jatuh Cinta,” Elak lucas gugup. Padahal wajahnya jelas menjadi seperti kepiting rebus.

“Sekalipun iya, Jungwoo itu bukan levelmu Kas, jadi jangan ngimpi,” Sarkas Mark.

“Sialan Markli, Tak Do’ain Jomblo seumur hidup!” Kesal Lucas.

“Yeeeeeee kasian, Orang aku punya pasangan,”

“Siapa? Yang bakul pecel itu?”

“ih bangsat, bukan cuk! Aku masih belum tau namanya tapi nanti jika bertemu aku pasti langsung tau dia pasanganku. Aku sudah lihat wajah pasanganku pas aku dapat penglihatan. Dia ada tato bunga matahari di punggungnya, seperti punyaku,” Mark membuka punggungya.

“Ah kamu tega sama aku Mark! Kamu tidak setia kawan!!”

“Apasih kas Alay!”
Suasanya mobil yang sempat tenang kini menjadi ramai lagi karna Lucas dan Mark terbangun.

Tapi begitu mengetahui Mark akan mempunyai kekasih Lucas Merasa seperti Kanebo kering.

Didalam Markas NEO.

“Sedang apa sayang?”
Ucap Jaemin yang kini duduk disebelah Jeno.

“aku sedang memantau keadaan Hyungdeul di Rusia. Tapi aku mendeteksi pergerakan anak-anak terpilih dari Indonesia yang bergerak kearah kita. Apakah Mereka mereka mengetahui tentang kita?” Gumam Jeno.

“Mungkin saja, Bisa jadi di antara mereka ada yang mempunyai kemampuan unik seperti Taeyong hyung atau sepertimu yang bisa mendeteksi?” Jaemin sudah menidurkan kepalanya dipaha Jeno.

“Itu bagus,” Ucap Jeno membelai pucuk kepala Jaemin dan mengelus lembut pipinya. Jaemin tersenyum mendapat perlakuan halus dari pasangan tampannya itu.

Jeno mendekatkan wajah kemudian mencium Bibir Jaemin sekilas.

Chu~

“Aku mencintaimu,” Ucap lembut Jeno.

Jaemin bangkit dari pangkuan Jeno. Kemudian memeluknya erat dan berbisik

“Nado saranghae,”

Chup chup chup chup chup

Jeno menciumi pipi, Kening, hidung mata dan janggut Jaemin dengan lucu. Ia gemas karna Jaemin sangat manis.

Mereka adalah pasangan yang manis dan Romantis tak seperti…

BRAKK!!

“Winwin Hyung,”

Part. 12

Gimana say?
Hemmm…NCT127 Sekarang Going Mamarika dong bikin seneng😁😁 Pokoknya Nganut bangga.

Kalian sudah beli album barunya belum? Kuy lah…

Semoga nanti yang Reguler aku dapat PC nya Dek Jaehyun Tampan dan Yang Irreguler dapat PC Mas Jyani tercintah😍😍😍

Nanti kalau aku dapat selain mereka, Bakal aku kasih ke kalian deh…

Tapi Bo’ong😝😝😝😝😝😝😝

Add Comment