NCT Destiny Squad PART 13 πŸ”ž Lucas X Jungwoo [Fanfiction Rate M] - Kpop Indonesia

NCT Destiny Squad PART 13 πŸ”ž Lucas X Jungwoo [Fanfiction Rate M]

Hallaaaw….Ada yang nunggu FF ini? Responya makin dikit tapi yaweslah kalau makin sepi berarti makin Jelek FFnya.

Kasih Vote+Comment donk biar semangat atulah.

Krisar juga sangat berarti

Okey…Happy Reading.

Sementara Taeyong, Kun, Haechan, Renjun dan Chenle masih di Rusia Untuk menolong Yuta. Taeil dan yang lainya telah sampai di Korea dan berada di markas NEO.

Namun setelah sampai diasa mereka tak dapat menemukan Markas itu karna memang markas itu tak tampak dari luar.

“Udah pulang aja yuk mas,” Keluh lucas yang sudah lelah menunggu.

“Sabar dulu kas, Mungkin saja ada jalan tersembunyi” Jungwoo yang duduk di samping Lucas mencoba menenangkan Lucas yang merengek seperti balita minta jajan.
“Tidak ada seseorang untuk ditayai. Disini tak ada apapun wuuu!” Lucas sudah duduk di tanah sambil kosel-kosel. Ia sudah lelah dan lapar juga

“Kalau tidak ada Orang kan bisa tanya pada yang lain, Mark! Kenapa kamu tidak tanya pada hantu sini saja?” Saran Ten.

Semua mengerjap dan menatap Ten.

“Apa?”

“Kau Jenius sekali Tenteeeen,” Taeil sudah memeluk Ten erat.

“Benar! Kenapa ga terfikir sama sekali. Mark kan bisa ngomong sama demit,” Ucap Lucas. Di ikuti anggukan oleh Mark.

“Nah sekarang kita cuma perlu cari Demit lokal. Demit korea tuh kayak apa ya? Gimana kalau Mark kesurupan lagi? Aku belum mengenal karakter Jurik sini weh,” Gumam Lucas. Tapi Semua mengabaikanya.

Mark Memfokuskan dirinya untuk mencari keberadaan hantu disekitar sana.

“Permisi, Apa kau tau Markas di sebelah sini? Hyung ku bilang teman-teman kami ada disini,” Ucap Mark menggunakan bahasa korea.

“Oh disana pintu masuknya?” Mark tiba-tiba berlari dan menginjak rerumputan yang terlihat berdenyut.
“Yorobun YOGIYO!”
Teriak Mark memanggil yang lainya.

Rupanya Hantu yang ditemui Mark menuntunya pada pintu rahasia markas yang terletah di balik rerumputan.

Ia berjongkok dan membukanya.

“Asik ketemu wu! ketemu!” Lucas sudah meraih Jungwoo, mengangkat dan memutar-mutar tubuhnya bahagia.

“Akhirnya Ketemu!” Taeil berbinar.

“Ya ampun, baru kali ini kemampuanmu berguna Mark, Beruntung ada dirimu bersama kami,” Puji Ten.

“Bagus Mark,” Taeil mengelus pucuk kepala Mark, Mark sudah Blushing karna di puji terus-terusan.
“Ayo masoooook,”
Entah sejak kapan tapi Lucas sudah mengajak Jungwoo untuk masuk.

“Hey tunggu kalian!” Mas Taeil dan lainya menyusul.

“Mereka ada disini,”
Jeno dan yang lainya berdiri dibalik pintu. Mereka semua berkumpul karna Jeno mengatakan jika anak-anak terpilih yang berasal dari Indonesia datang menghampiri mereka. Awalnya semuanya heran namun mereka berkesimoulan bahwa salah satu di antara anak-anak itu mempunyai kekuatan telepati yang hebat. Semua menunggu di balik pinte kecuali Winwin yang menjemput Doyoung di kamarnya.

“Ada berapa mereka?”
Tanya Jhonny.

“Dari yang terdeteksi lewat kekuatan mereka, Mereka ada 4 orang hyung,” Ucap Jeno.
Jeno tak bisa mendeteksi Lucas karna Kekuatan Lucas belum muncul.

“Mereka tepat ada di Balik pintu!”
Ucap Jeno.

“Biar aku yang buka, Biar aku yang buka” Jaemin memajukan dirinya untuk membukakan pintu Utama Markas.

Ceklek.

Disana berdiri 5 orang yang sepertinya 2 di antara mereka saling dorong untuk membuka pintu.

Jaemin dan yang lainya mengamati mereka. Mereka sudah saling melihat satu sama lain ketika mereka mendapat penglihatan hanya saja Mereka tak saling mengetahui nama.

“Kau,”

“Annyeonghaseo yorobun, Perkenalkan aku Moon Taeil, Siapa namamu manis?” Ucap Taeil pada Jaemin.

“Nana, kebelakang!” Jeno menarik Jaemin mundur karna tidak suka Kekasihnya dekat dengan Seseorang bernama Moon Taeil itu.
“Woooh…Banyak bener, Kalian Mau nawur kita?” Ceplos Lucas.

Mereka kebingungan dan tidak mengerti apa yang di katakan Lucas.

“Kas, Pakai bahasa korea kas!”
Kode Taeil.

Mereka semua masih melihat Jungwoo sampai mematung. (Terkesima)

“Jadi datang jauh-jauh sampe kena Ulet bulu terus tanya-tanya demit. Sampe sini cuma jadi Cagak lawang? auwh” Gumam Lucas yang langsung di cubit Mas Taeil.

“JUNGWOO!!!” winwin yang ada di sebrang lorong sudah berteriak memanggil Jungwoo.

Kenapa banyak Orang cantik disini- batin Taeil.

Jungwoo yang merasa di panggil langsung mencari arah suara. Begitu melihat Winwin pertama kali Expresi Wajah Jungwoo langsung berubah. Ia memang tak tau nama Winwin tapi Jungwoo masih ingat dengan Detail saat ia mendapat penglihatan Jika Winwin adalah sahabat terbaiknya.

“Jungwoo!!” Winwin sudah memeluk Jungwoo dan sebaliknya.

“D-dia yang kau maksud win?” Tanya Jhonny yang di jawab anggukan penuh senyum dan semangat oleh Winwin.

“Wooow sejak pertama kenal Winwin hyung tak pernah aku melihatnya tersenyum, sekarang dia tersenyum dan tertawa. Cantik sekali,”

“Senyumu jauh lebih cantik nana,” Puji Jeno sambil menautkan tangan mereka.

“Jika begitu, Yang mana pasanganya?” Tanya Jisung pada Jhonny. Jhonny tidak mendengar karna perhatianya terus tertuju pada Ten.

Tidak heran karna mereka Datang berlima, 4 di antara mereka bisa saja Pasangan Jungwoo yang Kuat itu.

“Kalian ayo masuk,” Doyoung yang baru datang langsung menengahi dan membawa mereka masuk.

Mereka semua berjalan dibelakang Doyoung. Sementara itu Ten dan Jhonny justru berjalan paling belakang sendiri.

“Kau terus melihatku daritadi, Membuatku malu,” Ucap Manis Ten.

“Kau cantik sekali,” Ucap Jhonny.

“Aku terkejut kau tak terpesona pada Jungwoo,”

“Kau lebih mempesona dimataku,”
Hati Ten sudah bersalto-salto.

Sampai di ruang Utama Markas, Mereka semua duduk dan saling memperkenalkan diri. Taemin dan Minho juga para pengasuh ikut berada disana menyambut anggota baru.

“Namaku Moon Taeil, Aku pelindung Wilayah tapi aku juga bisa merekam kejadian yang telah lalu hanya dengan menyentuh orang dan benda. Dengan kemampuanku inilah aku bisa membawa adik-adiki kemari,”
Terang Taeil.

“Kekuatanmu mirip Taeyong Hyung. Apa kau juga bisa berbicara menggunakan Telepati?”
Tanya Jaemin.

“Tidak, Aku tidak bisa manis”

“Hyung. Dia pasanganku tolong jangan menggodanya,” Ucap Jeno. Taeil hanya tersenyum kecut.

“Okey selanjutnya aku, Namaku Ten. Kekuatanku adalah Melintas Waktu,”

“Seperti Film Dr: Sranger?” Tanya Jisung.

“Iya benar adik imut,” Ucap Ten.

“Okey aku! My Name is Mark Lee dan aku…Bisa melihat hantu,”

BHAAKKAHAHAHAHAHAHHAHA
(Mereka semua tertawa, Mark sudah merasa terhina sekali) Lucas mengusap-usap punggung Mark agar ia berlapang dada di ejek berjamaah seperti itu.

“Kalian kenapa menertawakan Mark? Kemampuan Mark yang membuat kami bisa menemukan Pintu Markas ini,” Ten membela. Ia terlihat marah namun ketika Ten menatap Jhonny, Jhonny menggeleng seolah berkata ‘Jangan marah’. Ten melunak lagi

“Sejujurnya Mark punya kemampuan lain yang ia sendiri tak tau cara menggunakanya. Ia bisa mengutuk seseorang dan semua yang ia ucapkan bisa terjadi, Mark coba kutuk salah satu di antara mereka,” Ucap Taeil. Membuat mereka ketakutan. Sedangkan Mark sendiri hanya tertawa saja mendengar kalimat Taeil.

“Sekarang aku, Namaku Kim Jungwoo. Aku bisa Regenerasi cell dan mempengaruhi orang lain, Salam kenal semuanya” Ucap Jungwoo sambil menunduk

“Dia Dewi Cinta. Jadi para Top disini harap membiasakan diri melihat pesonaya yang luar biasa cantik dan Jangan sampai Goyah okey,” Tambah Ten.

“Hampir saja aku Jatuh cinta padanya,” Gumam Jisung.

“Kas, Perkenalkan dirimu” Kode Taeil. Tapi ia malah beringsut. Ia tak percaya diri karna hanya dirinya yang tak mempunyai kekuatan.

“Ayo kas” Bisik Mark.

“Sejujurnya, Aku malu karna aku tak mempunyai kekuatan tapi sebagai orang tertampan disini aku yakin kalian ingin mengenalku. Namaku Lucas,” Lucas berdiri dengan tangan di oinggang berpose seperti Model lengkap dengan Expresi Sok Datarnya.

“Kau!!! itu kau!!”
Jeno menunjuk-nunjuk Lucas.

“Apa maksutmu?” Tanya Jhonny.

“Dia yang kulihat! Dia yang bisa menandingi Jaehyun Hyung!!” Ucap jeno setengah berteriak.

“Winwin Hyung! Kau sabahat Jungwoo hyung kan? Cepat pastikan ini,” Ucap Jaemin.

“Aku kurang ingat Pasangan Jungwoo, tapi bisakah kau melepas sedikit celanamu?” Ucap Winwin yang sudah berjalan mendekati Lucas.

Taeil, lucas dan yang lain otomatis terkejut.

“MAS TAEIL!! AKU MAU DI LECEHKAN MAAAS,” Lucas sudah memeluk Taeil mencari perlindungan.

“Bukan seperti itu, Kami hanya ingin memastikan apa Lucas ini Pedang terkuat kami atau tidak. Kita punya 2 jenis anak Terpilih. Perisai dan pedang. Anak Perisai tugasnya melindungi Pedang (Petarung mereka).

Seperti aku mempunyai Renjun sebagai perisaiku. Yuta mempunyai Winwin, Jeno mempunyai Jaemin, Jisung mempunyai Chenle. Sebagian besar dari kami sudah berpasangan. Ada tanda tato bunga tiap pasangan. Kami hanya ingin mengecek tatomu apakah sama dengan Milik Jungwoo?” Ucap Doyoung.

“Lucas anak baik! Lucas tidak pernah Tatoan Mas Doy,” Lucas kini mencengkram Mark juga. (Taeil dan Mark dipeluk menjadi satu)

“Bukan tato seperti itu, Tapi tato sejak lahir atau tato yang muncul saat mendapat penglihatan,”

“Ten, Bunga apa yang kau miliki,” Tiba-tiba Jhonny merebut tanya pada Ten.

“Aku lotus pink,” Jawab Ten Santai.

“WHAT!!!??? SEE!! Akhirnya! Akhirnya aku menemukanmu!! Kalian semua lihat!? Aku menemukan Belahan Jiwakuu!!” Jhonny sudah datang kepada Ten langsung mengangkat tubuh ramping ten, Memutarnya kemudian menciumnya di hadapan semua orang.

“HOWAAAAA,”
Lucas melarikan diri.

“Kaaasss!!!” Taeil dan Mark berteriak.

“Kalian tenang disini, Biar aku saja yang memastikanya. Jika memang dia pasanganku. Aku akan langsung memberitahu kalian,” Jungwoo tidak bodoh. Ia sangat mengerti namun Lucas terlalu kekanakan untuk menerima tanggung jawab sebesar itu.

Ia menyusul lucas.

Jungwoo berjalan sendiri dilorong Markas. Ia dan Lucas baru pertama kali datang kemari tentu Jungwoo kebingungan dan beberapa kali tersasar saat mencari Lucas.

“Hey,”
Jungwoo menghentikan kakinya. Ia menoleh sumber suara yang ternyata seorang lelaki tampan sedang berdiri di balik pintu jeruji. Lelaki tampan itu menatap Jungwoo dengan tatapan sayu.

“Kau memanggiku?” Ucap Jungwoo

“Memangnya siapa lagi? Bisa tolong keluarkan aku dari sini?” Wajahnya sungguh menyedihkan.

“aku tak bisa, Pintunya dikunci. Tapi mengapa kau terkurung disini? Kau anak terpilih juga? Yang lain berada di bangsal”

“Mereka mengurungku,” Ucapnya tertunduk lesu.

Jungwoo merasa iba sekali. Ia tak tau mengapa ia dikurung seperti itu membuat hati jungwoo terluka. Ia mendekat kemudian menggenggam tangan si tampan dari jeruji itu.

“Siapa namamu?”

“Jaehyun, Jung Jaehyun”

“Jaehyun??”
Jungwoo tidak bodoh, Ia masih ingat jelas ketika Jeno mengatakan bahwa Lucas bisa menandingi kekuatan Jaehyun tadi. Apa Jaehyun ini yang mereka maksut?

“Apa kau dikurung disini karna kau terlalu kuat?”
Jungwoo membelai wajah Jaehyun. Jaehyun mengangguk, menatap Jungwoo dengan mata nanar. Ia sudah tak tahan diruangan itu sendiri. Biasanya Taeyong menemaninya tapi sudah beberapa hari ini Taeyong tak menemuinya. Ia merasa ingin mati saja dikurung sepanjang waktu seperti itu.

“Kau bersabarlah Jaehyun, Aku akan menemukan Orang yang bisa menolongmu. Demi tuhan kau tampan sekali, mengapa mereka membiarkan Orang setampan ini sendirian,” Jungwoo membelai wajah Jaehyun terus menerus. Sejak pertama melihat Jaehyun Jungwoo merasakan sesuatu yang berbeda. Jaehyun pun tak bisa menolak sikap Jungwoo karna memang Jungwoo terlalu cantik untuk ditolak.

“Tolong aku eummm,”

“Jungwoo, Namaku Jungwoo”

“Tolong aku Jungwoo,” Ucap Jaehyun lembut Sambil menciumi telapak tangan Jungwoo yang menempel dipipi kirinya. Jungwoo membalas Jaehyun dengan mengusap pucuk kepala Jaehyun.

“Jaehyun apa kau mempunyai tato bunga sakura?”

“Tidak, Aku bunga mawar merah” Jungwoo tampak berjengkat.

Mendekatkan diri lebih dekat pada Jaehyun. Memandangnya Intents

Chu~

Jungwoo mengecup bibir Jaehyun lembut. Jaehyun hanya mengerjap menyentuh bekas kecupan kilat.

“Kau sabar dulu disini, Aku akan mencari cara agar kau tak di kurung lagi,” Ia melepaskan belaianya dari wajah Jaehyun kemudian berlari menjauh.

“Jungwoo!! Jungwoo jangan tinggalkan aku! Jungwoo jangan tinggalkan aku sendiri! Jungwoo…Taeyong…Atau siapapun. Tolong temani aku,” Jaehyun berteriak tanpa henti. Ia sudah sangat lelah dan kesepian.

“Lucas!!”

“Wuuuuuuuuuuuu,” Lucas sudah berhambur memeluk Jungwoo.

“Kenapa lari?” Belai Jungwoo.

“Aku takut Wu, Mereka kompak mau melecehkanku, Kau lihat Ten tadi? Dia bahkan langsung dicium di depan semua orang, duh kasian sekali. Aku tak mau bernasip sama sepertinya jadi aku melarikan diri. Ayo kita pulang saja wu, Ayo balik ke surabaya,” Lucas menggoyang-goyangkan lengan Jungwoo.

“Kas, Ayo duduk disini” Jungwoo menarik Lucas untuk duduk bersamanya di lorong markas.

“Lucas, Apa kau menyukaiku?”

“Kenapa tiba-tiba tanya seperti itu wu,” Lucas Blushing.

“Apa aku tidak cukup cantik untuk jadi pasanganmu?” Jungwoo memasang raut wajah sedih.

“Tidak wu! Bukan gitu kamu sangat cantik sampai aku malu dekat kamu wu, aku selalu berdebar,” Lucas menutupi wajahnya dengan kedua telapak tanganya yang besar. Nyaris menutupi semua kepalanya.

“Kau ini lucu sekali Lucas, Aku pasti akan bahagia sekali jika benar kau pasanganku seperti yang mereka katakan,”

“Kamu sudah bertemu pasangamu wu?”

“Sudah,”

“Berarti itu bukan aku?” Lucas berdiri. Ia terlihat sangat kecewa

“Kau ingin tau? Aku akan bertanya padamu. Apa kau mempunyai tato sakura? Jika kau mempunyainya kau Jodohku,” Jungwoo melonggarkan Celana dan memelorotkanya sedikit. Memperlihatkan tato sakura yang ada di atas gumpalan pantat jungwoo yang mulus.

“ih wuuuu jangan begitu, bukan Muhrim,” Lucas menutupi matanya lagi.

“Sekarang ayo cek dirimu kas,”

“Aku tidak punya tato apa-apa wu,” Lucas kekeh.

“Kau mungkin tak menyadari keberadaan tato itu karna terletak di tempat tersembunyi dan tak bisa kau lihat, sekarang periksa lebih detail dirimu sendiri kas. Atau kau ingin aku yang memeriksamu?” Jungwoo sudah duduk di pangkuan lucas dan bersiap melepas Hoddie yang Lucas gunakan.

“KYAAAAA Apa-apa’an kamu Wu!! Gak ilok!(tidak sopan)” Lucas menyingkirkan tangan Jungwoo.

“Ckckckckkckck makanya ayo periksa sendiri,” Jungwoo terkekeh melihat reaksi malu lucas yang lucu.

“iYadeh! Antar ke kamar mandi ya wu,” Jungwoo langsung menarik lengan lucas.

Jungwoo dan Lucas kini telah kembali ke Bangsal utama. Mereka masih berkumpul disana. Mereka mencoba lebih mengenal satu sama lain agar persaudaraan mereka semakin erat.

“Bagaimana Jungwoo?” Winwin berlari kecil menghampiri Lu-woo yang berjalan mendekat.

“Iya, Memang dia” Jungwoo tersenyum manis. Tak seperti Lucas yang tengah menahan tangis (Ia masih ngeris saat di kamar mandi, Jungwoo memaksa Lucas untuk membuka seluruh bajunya. Untung lucas berhasil mempertahankan sempaknya. Walau begitu, Apa yang di lakukan Jungwoo Membuat lucas malu sampai ingin bunuh diri)

“SEMUANYA!! AKU BENAR!
DIA! DIA YANG AKAN MENOLING KITA,” Teriak Winwin.

“Sungguh?? Lucas sungguh Orangnya?” Jeno ikut bergembira.

“Terlihat tak meyakinkan tapi karna itu fakta aku tak masalah, Dengan begini Taeyong bisa lega dan kita semua aman” Ucap Jjonny

“Kapan Si Taeyong itu kembali Jyani?” Ten penasaran.

“Entahlah, aku harap mereka akan baik-baik saja dan cepat kembali”

Dengan tambahan 5 anggota baru kedalam NEO, Kini Mereka resmi mempunyai 18 Anggota. Dan bagi anak yang telah menemukan jodoh seperti Ten dan Jhonny mereka tentu mereka di ijinkan tidur bersama.

“Ten, Tidak bisakah kau tetap tidur bersamaku seperti biasanya?” Tanya Jungwoo.

“Tidak bisa wu, Sekarang ada Jhonny yang menjadi pasanganku, Memangnya ada apa dengan Lucas?”

“Ah, Aku masih belum terbiasa, Lagipula Lucas terlalu polos. Aku yakin dia tak akan bisa tidur jika sekamar denganku,” Ucap Lembut Jungwoo.

“Tapi dia pasanganmu wu,”

“Kau benar,”
Ucap jungwoo lemas.

“Kau bisa tidur denganku jika lucas tak mau tidur bersamamu Wu, Yuta belum kembali. Kau bisa menemaniku,” Ucap Winwin. Jungwoo tersenyum cerah.

Hari sudah semakin larut dan ini adalah waktu istirahat. Semua anak terpilih sudah kembali kedalam kamar mereka setelah menerima kertas Keterangan kegiatan sementara mereka.

Sejak tadi Taeil dan Lucas tidak berbicara apapun. Entah apa yang terjadi.

“Sudah waktunya tidur, sampai jumpa Jungwoo,” Ucap Ten yang sudah berlari kecil mengekori Jhonny.

“Wu, Kau bisa tidur denganku untuk sementara,” Winwin menepuk bahu Jungwoo.

sebelumnya Winwin adalah Pribadi yang galak dan kasar, taoi setelah bertemu Jungwoi dan Ten, Winwin menjadi lembut sekali dan banyak tersenyum.

“Iya, Kalau lucas tidak mau tidur denganku aku akan datang padamu win,”

Jungwoo dan Winwin masuk kedalam kamar mereka sendiri-sendiri.

“Kas,”
Jungwoo melangkah pelan menuju ranjang. Ia ingin meminta maaf atas sikapnya yang tidak sopan pada Lucas.

“Kas! Lu ngapain disini woy!! Sempit bangsat!”

Kini Lucas tidur di tengah-tengah Taeil dan Mark. Ia sengaja menumpang di kamar sahabatnya karna Ia masih malu bertemu Jungwoo. Ia juga merasa terbebani dipaksa tidur berdua dengan Jungwoo. Dekat saja sudah Berdebar ini diminta tidur bersama kan mau mati saja rasanya.

“Mas Taeil! Suruh lucas pindah mas,” Gerutu Mark karna ia ada di pojok dan hampir jatuh. Tubuhnya yang kecil ini terdorong oleh tubuh kingkong lucas.

“Mas Taeil kan baik gak kayak elu Markonah. Gue di ijinin nginep sini weeekkk😝” Ucap Lucas sambil memeluk dan berdusel-dusel di punggung Taeil.

“Berisik ah! Diem lu beruk!”
Ucap Taeil Frustasi.

“idiiiiih kenapa sewot Mas? Mas Taeil kalau marah tuh bukan bikin Lucas takut tapi Lucas malah Gemesh,” Lucas semakin gencar menganggu Taeil.

Dia tidak paham kalau Taeil sedang Marah dan kecewa dan merana dan menderita dan sengsara dan dan dan dan daaaanπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

TBC

Jangan lupa komen sama Vote.

Kalian udah liat Weekly Idol belom? Sumpah ya itu Taeil bucin Winwin sekali kenapa sih. Bikin iri ajaπŸ˜‚

Part 14

Add Comment