Perjalanan Big Hit Hingga Kini Menjadi HYBE Labels - Kpop Indonesia

Perjalanan Big Hit Hingga Kini Menjadi HYBE Labels

Sumber: Halaman Facebook BTS

Menjadi naungan boy group global merupakan sebuah kebanggaan. Dan di balik kesukesan Bangtan Sonyeondan ini, ada agensi yang berusaha untuk membuat yang terbaik. Big Hit Entertainment atau sekarang dikenal sebagai HYBE Labels. Yuk, ikuti perjalanan agensi ini dari awal!

Sumber: larepublica

Big Hit adalah perusahaan hiburan Korea Selatan yang didirikan oleh Bang Si Hyuk, dikenal juga sebagai Hitman Bang pada 1 Februari 2005. Sebelumnya, Hitman Bang merupakan seorang produser musik di perusahaan JYP Entertainment.

Sumber: Pinterest / Soompi

Awal mulanya Bang memulai profesinya sebagai composer saat masih berkuliah di Universitas Nasional Seoul. Lantas bertemu dengan Park Jin Young di pertengahan 1990-an, keduanya sering kerja sama sebagai duo penulis lagu. Kemudian ketika Park mendirikan JYP Entertainment, Bang bergabung sebagai composer, pengaransemen, dan produser.

Keberhasilan mereka saat itu salah satunya dengan kepopuleran grup musik laki-laki yang paling populer pada awal 2000-an, g.o.d (Groove Over Dose). Dari sinilah asal-usul nama Hitman, karena kepopuleran g.o.d, keduanya mendapat reputasi sebagai ‘sang pembuat hit’.

Sumber: The Korea Bizwire / Sidus HQ

Hingga pada 2005, Bang melepas posisinya dengan mendirikan agensi sendiri, Big Hit Entertainment. Ketika tahun 2007, agensi membentuk grup musik trio beranggotakan Johee, Baek Chan, dan Lee Hyun, bernama 8eight.

Sumber: ibighit.com

Dua tahun kemudian. 2AM pindah ke Big Hit selama empat tahun setelah sebelumnya berada di JYP Entertainment. Tahun 2013, tiga member 2AM kembali ke agensi awalnya, sementara Lee Changmin bertahan di Big Hit disebabkan ingin fokus bersolo karir dan berada di unit duo Homme bersama Lee Hyun.

Sumber: KpopStarz

Tahun 2012, sebuah girl band hasil kolaborasi Source Music dan Big Hit terbentuk. Bernama GLAM (Girls be Ambitious) dengan anggota: Dahee, Zinni, Miso, dan Jiyeon. Trinity yang masuk kedalam grup tersebut keluar sebelum debut karena alasan personal. Kemudian ketika salah satu member, Dahee tersandung kasus pemerasan pada aktor Lee Byung Hun dan dipenjara selama satu tahun, grup tersebut mengakhiri kontrak.

Sumber: Kpop Wiki

Bangtan Boys (BTS) terbentuk pada tahun 2013. Saat itu Bang Si Hyuk mengadakan audisi nasional pada tahun 2010, dengan menghasilkan Rap Monster sebagai anggota pertama dari BTS. Satu tahun kemudian Suga bergabung dan berperan sebagai rapper. Dilanjut J-Hope, Jin, Jimin, V, dan Jungkook direkrut dan debut pada tahun 2013.

Sumber: Fandom

2015, keluarnya penyanyi Lim Jeong Hee. Penyanyi yang awalnya berada dibawah naungan JYP Entertainment tersebut mengakhiri kontrak pada 2012 dan kemudian bergabung dengan Big Hit karena ia cukup dekat dengan Bang.

Sumber: NaeSushi

Dua tahun kemudian Big Hit mengakhiri hubungan dengan Signal Entertainment Group. Lalu pada Februari 2018, Homme bubar usai kontrak dengan Lee Chang Min berakhir, sedangkan Lee Hyun memilih untuk melanjutkan karir sebagai artis solo. Pada tahun yang sama di bulan Oktober, BTS memperpanjang kontrak mereka selama tujuh tahun.

5 Maret 2019, Big Hit mengadakan rapat dewan rutin dengan hasil Yoon Seok Jun (Yoon Lenzo), mantan CBO Big Hit diangkat menjadi co-CEO Big Hit Entertainment. Dengan penunjukkan tersebut, Bang akan fokus pada divisi produksi musik sementara Yoon bertanggung jawab atas area bisnis. Termasuk bisnis global, konten video, IP, dan bisnis platform.

4 Maret 2019, Big Hit mendebutkan boy group baru dengan nama TXT (Tomorrow X Together) yang beranggotakan: Yeonjun, Soobin, Hueningkai, Taehyun, dan Beomgyu. Mereka diperkenalkan ke publik pada 12 Januari sebelumnya.

Sumber: Fandom

Mei 2020, Big Hit memegang saham terbanyak di Pledis Entertainment, rumah bagi boy group Seventeen dan NU’EST. Dan pada Maret 2021, Big Hit mengumumkan nama baru agensi pada video berjudul HYBE: NEW BRAND PRESENTATION. Nama yang mempresentasikan koneksi, perluasan, dan hubungan.

Sumber: Allkpop

Bang berkata bahwa nama Big Hit Entertainment tidak akan menghilang, tetapi lebih dikenal sebagai BIGHIT Music sekarang, yang mencakup produksi musik, manajemen artis, dan komunikasi penggemar.

Sumber: Fandom

Diketahui melalui Park Ji Won yang saat itu menjabat sebagai HQ CEO (CEO sektor HQ dan manajemen) mengatakan bahwa HYBE akan memiliki dua kantor pusat yaitu HYBE HQ di ibukota Korea Selatan, Seoul, serta satu lainnya di Amerika, dengan nama perusahaan HYBE America.

HYBE dibagi menjadi tiga, HYBE Labels, HYBE Solutions, dan HYBE Platforms.

HYBE Lables berisikan BIGHIT Music, BELIFT LAB, HYBE Labels Japan, serta agensi yang telah diakuisisi seperti Source Music, Pledis Entertainment, dan KOZ Entertainment.

Untuk HYBE Solutions merupakan unit bisnis yang berkaitan dengan produksi seperti HYBE EDU, IP, 360, dan Superb. Sementara HYBE Platforms menjadi tempat naungan Weverse.

Kemudian pada Juli 2021, CEO Bang Si Hyuk resmi mengundurkan diri dari posisi tersebut dan memilih untuk fokus produksi musik di agensinya. Digantikan oleh Park Ji Won yang sebelumnya menjabat sebagai CEO HQ.

Perjalanan Big Hit sejak tahun 2005 tidaklah mudah. Ada waktu dimana mereka turun, tetapi tak lantas terpuruk dan akhirnya bangkit sehingga bisa mencapai titik sekarang. Big Hit stan! Ayo terus dukung mereka!

Salam Kpopindo!

Cr: Wikipedia, CNN Indonesia, Naver, dan KpopStarz.
Kpopindo.id

Add Comment