Warga Tiongkok Di Aniyaya karna Masih Menjadi Fans BTS - Kpop Indonesia

Warga Tiongkok Di Aniyaya karna Masih Menjadi Fans BTS

Warga Tiongkok Di Aniyaya karna Masih Menjadi Fans BTS

Di tengah kontroversi di  kalangan netizen Tiongkok atas pernyataan BTS yang menghebohkan lalu, Pada tanggal 13 Oktober, sebuah postingan yang dibuat di Weibo mengklaim bahwa ada Seseoranh yang diduga mengalami penganiyayaan dikarnakan ia masih menjadi penggemar BTS.

Dalam postingan tersebut, menyertakan Screenshoot dari WeChat yang  mengungkapkan bahwa seorang warga Tiongkok yang kedapatan memiliki casing ponsel BTS telah dianiaya oleh orang lain.

Warga dengan casing ponsel BTS tersebut dikabarkan mengalami luka parah di bagian wajah dan kakinya yang patah sehingga korban harus dirawat di rumah sakit selama sebulan.

Belum ada konfirmasi atas kebenaran berita tersebut, netizen tiongkok lain berbondong-bondong ikut mengomentari postingan tersebut dengan mengatakan, “Dia memang pantas dipukuli karena dia masih menyukai BTS”


Kemarahan warga Tiongkok ini timbul karena sebelumnya, BTS yang memenangkan Van Fleet Award dari Korea Society atas kontribusinya di Korea Selatan dan Amerika Serikat.

Selama pidato penerimaan, RM menyatakan, “

“Gala Tahunan Masyarakat Korea tahun 2020 ini sangat berarti karena tahun ini menandai Peringatan ke-70 Perang Korea. Kita akan selalu mengingat sejarah penderitaan yang dialami oleh kedua negara kita bersama, dan pengorbanan dari pria dan wanita yang tak terhitung jumlahnya. Setelah tujuh puluh tahun, dunia tempat kita tinggal jauh lebih dekat dari sebelumnya, dan batas-batas serta banyak aspek menjadi lebih kabur dari sebelumnya.

Sebagai anggota komunitas global, kita harus membangun pemahaman yang lebih dalam dan solidaritas untuk menjadi lebih bahagia bersama. Untuk mencapai tujuan ini, BTS akan selalu mengingatkan diri kita sendiri akan arti Van Fleet Award dan terus melakukan yang terbaik dalam semua yang kita lakukan. Terima kasih banyak.”

Namun, netizen Tiongkok memiliki masalah dengan pernyataan ini, karena Tiongkok berada di pihak komunisme yang didukung Korea Utara, bersama dengan Uni Soviet. Ratusan ribu nyawa Tiongkok juga hilang dalam Perang Korea.

ARMY China sekarang menjadi target netizen China karena porsi pidato RM BTS yang dinilai tidak mrnghargai negaranya. Mengingat betapa sensitifnya topik Perang Korea di China.

ARMY Tiongkok lainnya juga merasa kesal karena porsi pidato RM mempengaruhi seluruh grup dan beberapa waktu lalu di Weibo, platform media sosial terbesar di China, salah satu istilah penelusuran realtime yang populer adalah “BTS menghina orang China”.

Netizen juga mengungkapkan ketidaksenangan mereka terhadap BTS dengan Komentar-komentar teratas seperti.

  • “China mengorbankan 360.000 tentara”
  • “Keluar dari China”
  • “Mengapa seorang idol mengungkapkan sikap politik mereka di depan umum …”
  • “Bukankah para penggemar ini merasa luar biasa ketika mereka menghina selebriti lain? Ternyata idola yang mereka dukung adalah orang-orang yang menghina orang Tionghoa.
  • “Pergi! BTS sudah mati”
  • “Rekomendasi konten terkait ini membuat saya sedih. Jangan hentikan larangan hallyu.” (Konten tersebut berbicara tentang seseorang yang membantu Tiongkok membantu Korea Utara dalam Perang Korea dan kesulitan yang mereka alami)
  • “Penggemar harus membayar $250 dan melepaskan kewarganegaraan China mereka sebelum membela orang-orang ini(BTS) Jangan lupa dari negara mana Anda berasal hanya karena Anda mengidolakan selebriti.”

Hingga saat ini. Pihak Big Hit Entertainment belum memberikan pernyataan resmi tentang masalah yang sangat menghebohkan ini

Cr: Koreanboo
Kpopindo.id

Add Comment